Negara Terima Rp 5,83 Triliun dari Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung, Ini Sumbernya

- Minggu, 15 Mei 2022 | 19:51 WIB
Proses pemasangan rel Kereta Cepat Jakarta Bandung di Depo Tegalluar, Bandung.(Foto: dephub.go.id)
Proses pemasangan rel Kereta Cepat Jakarta Bandung di Depo Tegalluar, Bandung.(Foto: dephub.go.id)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Pelaksanaan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) rupanya telah mendatangkan cuan bagi negara. Hingga Maret 2022, proyek KCJB itu telah memberikan pendapatan ke negara sebesar Rp 5,83 triliun. Setoran ke negara itu berupa pajak dan pendapatan negara lainnya. Rinciannya pajak sebesar Rp4,21 triliun dan pembayaran PBB Rumija sebesar Rp 16,9 miliar serta pembayaran sewa BMN (Barang Milik Negara) untuk lahan Rumija Tol di trase KCJB sebesar Rp4,368 miliar yang termasuk pendapatan negara bukan pajak..

Hal itu diungkapkan Presiden Direktur PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Dwiyana Slamet Riyadi, pada Jumat, 13 Mei 2022.

“Kami dari PT KCIC dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengerjaan proyek ini bersyukur karena KCJB bisa memberi dampak positif bagi perekonomian Tanah Air meskipun KCJB belum beroperasi,” ujar Dwiyana.

Baca Juga: Respon Kompolnas Soal Kapolri Sigit yang Akui Peran Buruh dalam Pertumbuhan Ekonomi

Selain itu Dwiyana mengungkapkan negara juga memperoleh pemasukan dari proyek KCJB yang menggunakan aktivitas local purchase. Tercatat, aktivitas local purchase pada pre-assessment tersebut mencapai 69,70% dari seluruh total belanja pengadaan yang dilakukan dalam proyek KCJB. Hal itu apat dilihat dari pre-assessment tahun 2018-2019 yang dilakukan oleh Sucofindo sebagai Assessor.

“Pendapatan negara dari KCJB tentu bukan hanya bersumber dari item-item yang tadi disebutkan. Kami punya data dari Sucofindo kalau kontribusi KCJB untuk Indonesia juga terdapat pada aktivitas local purchase Kami. Hampir 70% aktivitas purchasing untuk kebutuhan KCJB bersumber dari dalam negeri,” ucapnya.

Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com yang berjudul Belum Beroperasi, Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Sudah Berkontribusi pada Fiskal Negara, dari data itu menunjukkan kehadiran proyek KCJB turut membantu dalam perkembangan ekonomi dalam negeri. Proyek KCJB mendorong perputaran uang yang berdampak baik pada ekonomi masyarakat.

Selain itu, Proyek KCJB juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi warga terdampak lewat realisasi pengadaan lahan seluas 6,343,716 meter persegi yang biaya ganti rugi dibayarkan langsung pada warga dan pihak terkait dengan harga yang sesuai undang-undang terkait. Belum lagi, serapan tenaga lokal untuk proyek KCJB yang mencapai 13.477 orang.

“Kami juga bersyukur kalau KCJB punya dampak positif lainnya untuk perekonomian negara dan kami berharap ke depannya kontribusi yang kami berikan pada masyarakat dan negara bisa lebih baik,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X