Sinau Bareng Bareng Cak Nun Akan Digelar dalam Buka Bersama PDIP, Ini Tujuannya

- Sabtu, 9 April 2022 | 20:43 WIB
Emha Ainun Najib Atau Cak Nun (YouTube/Channel Ngaji 2021)
Emha Ainun Najib Atau Cak Nun (YouTube/Channel Ngaji 2021)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Semangat Sunan Kalijaga yang mewarnai kebudayaan Nusantara perlu digelorakan untuk menumbuhkan cinta tanah air. Pemikiran inilah yang mendorong Partai demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menghadirkan Budayawan Emmha Ainun Najib atau Cak Nun dalam acara buka bersana PDIP.

Hal ini disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pada Sabtu, 9 April 2022.

Cak Nun dikenal sebagai sosok budayawan, pemikir Islam-Kebangsaan, dan begitu menyelami persoalan rakyat. Kehadiran Cak Nun dengan Kyai Kanjengnya menghadirkan semangat Sunan Kalijaga yang begitu menyelami kebudayaan Nusantara dan sekaligus menggelorakan rasa cinta tanah air yang berdiri kokoh pada kebudayaan Nusantara,” ujar Hasto.

Baca Juga: Sejumlah Klub Sepak Bola di Indonesia Dapat Aliran Dana dari Investasi Ilegal

Hasto mengatakan acara tersebut akan digelar pada10 April 2022 dengan tajuk Sinau Bareng Cak Nun dan Kyai Kanjeng. Acara itu diadakan untuk menyemarakkan buka puasa bersama PDIP. Agendanya usai buka bersama dilanjutkan ceramah Cak Nun dan penampilan Kyai Kanjeng.

Lebih lanjut Hasto mengatakan, guna menghadirkan semangat Indonesia yang berdaulat di bidang pangan, rombongan Cak Nun dalam acara buka puasa bersama akan disajikan menu khas Nusantara yang dimasak oleh Dapur Umum Badan Penanggulangan Bencana (Baguna PDI Perjuangan).

“Menu makanan buka puasa, juga ditampilkan sayur lodeh Bung Karno, aneka makanan rebusan dan secara khusus untuk makanan gorengan akan dilakukan dengan minyak kelapa yang dibuat sendiri oleh Baguna,” jelasnya.

Baca Juga: Hadits Soal Tidurnya Orang Berpuasa adalah Ibadah, Begini Maknanya

Ia menambahkan kehadiran Cak Nun dan Kyai Kanjeng tersebut semakin menyemarakkan kegiatan selama bulan suci Ramadhan yang diselenggarakan oleh Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) dan Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: gesuri.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X