Terlapor Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Edy Mulyadi Mangkir dari Panggilan, Ini Langkah Polri Selanjutnya

- Jumat, 28 Januari 2022 | 21:58 WIB
Ilustrasi Edy Mulyadi yang tak hadiri pemeriksaan, karena prosedurnya dianggap tidak sesuai (Internet)
Ilustrasi Edy Mulyadi yang tak hadiri pemeriksaan, karena prosedurnya dianggap tidak sesuai (Internet)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Terlapor kasus dugaan ujaran kebencian, Edy Mulyadi, dikabarkan mangkir dari pemanggilan polisi yang pertama. Sebagimana diberitakan, Edy Mulyadi harusnya hadir sebagai saksi pada Jumat 28 Januari 2022 atas kasus dugaan ujaran kebencian yang menyeret dirinya.

Mangkirnya Edy Mulyadi tersebut disampaikan Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto. Selanjutnya, Agus Andrianto, memastikan bahwa kepolisian akan mengeluarkan panggilan kedua untuk Edy Mulyadi.

Baca Juga: Terkait Edy Mulyadi yang Diduga Hina Prabowo dan Kalimantan, Ruhut Sitompul : Harus Ditangkap

“Panggilan kedua dengan perintah membawa,” kata Agus Andrianto, Jumat 28 Januari 2022, seperti dilaporkan Antara.

Menurutnya, perintah untuk membawa Edy Mulyadi sudah sesuai dengan hasil koordinasi dengan Direktorat Tindak Pidana Siber.

Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com yang berjudul Edy Mulyadi Mangkir, Polisi: Panggilan Kedua dengan Perintah Membawa, terkait dengan kasus Edy Mulyadi tersebut, pihak kepolisian mengumpulkan 38 saksi, meliputi 30 saksi umum dan 8 saksi ahli.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menerangkan, saksi ahli yang dimintai keterangan terdiri dari saksi ahli ITE, saksi ahli pidana, saksi ahli sosiolog, dan saksi ahli bahasa.

Baca Juga: Polisi Periksa 38 Saksi Atas Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Edy Mulyadi

Dilaporkan ada sebanyak tiga laporan polisi dari Kalimantan Timur, Polda Sulawesi Utara, dan Polda Kalimantan Barat, juga menerima 18 pernyataan sikap dan 16 pengaduan.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X