KPK Amankan Uang Tunai dan Dokumen Terkait Kasus Dugaan Suap Bupati Langkat Terbit

- Kamis, 27 Januari 2022 | 20:13 WIB
Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin yang di rumahnya ada kerangkeng manusia (net)
Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin yang di rumahnya ada kerangkeng manusia (net)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) berhasil mengamankan sejumlah uang tuna dan dokumen terkait kasus dugaan suap yang menyeret nama Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin. Selama proses pengamanan barang tersebut, KPK sempat dihalang-halangi oleh pihak dari Terbit saat menggeledah PT Dewa Rencana Perangiangin (DRP).

Hal itu disampaikan oleh Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri dalam keterangannya baru-baru ini.

"Ditemukan dan diamankan sejumlah uang tunai dan beberapa dokumen transaksi keuangan yang akan dianalisa kembali dan disita untuk menguatkan dugaan perbuatan TRP," kata Ali Fikri 

Baca Juga: Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin Ditetapkan Tersangka, Ini Kontruksi Kasusnya

Terkait upaya pihak Terbit yang menghalangi tugas KPK, Ali Fikri menegaskan bahwa tindakan itu dapat dijerat dengan Pasal 21 UU Tipikor tentang upaya menghalangi proses penyidikan.

"KPK tidak henti mengingatkan kepada berbagai pihak untuk tidak sengaja menghalang-halangi proses penyidikan yang sedang berlangsung ini," ujar Ali Fikri.

Kemudian Ali Fikri mengungkapkan bahwa tim penyidik akan segera memanggil para saksi untuk dimintai keterangan seputar kasus dugaan suap.

Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com yang berjudul Sempat Dihalang-halangi, KPK Sita Uang Tunai Diduga Milik Mantan Bupati Langkat, Ali Fikri meminta para saksi kooperatif dan memberi keterangan yang dibutuhkan.

"Kami mengimbau para pihak yang nanti akan diperiksa sebagai saksi agar kooperatif hadir dan memberikan keterangan dengan jujur di hadapan tim penyidik," ucap dia.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X