Menteri Keuangan Sri Mulyani Mengaku Sakit Hati Sekali, Ini Penyebabnya

- Kamis, 13 Januari 2022 | 21:18 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani (screenshotyoutube)
Menteri Keuangan Sri Mulyani (screenshotyoutube)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN- Jakarta Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku sakit hati sekali dan sedih manakala terjadi aksi korupsi lebih-lebih melakukan korupsi bansos. Pasalnya dana yang dikorupsi merupakan uang negara yang notebene uang kita yang berasal dari rakyat dan harus dibelanjakan untuk kesejahteraan rakyat.

Baca Juga: Gubernur Anies Terima Kucuran Investasi Rp 2,1 Triliun dari Pemerintah Pusat, Ini Kegunaannya

Hal itu diungkapkannya dalam sebuah podcast yang diupload di kanal youtube milik Deddy Corbuzier yang dikutip Kamis, 13 Januari 2022. Acara itu secara khusus menghadirkan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai narasumber.

Mantan magician itu pada awal video memperlihatkan dirinya nampak menyinggung perihal masalah korupsi dana bansos yang beberapa waktu lalu sempat menjadi perbincangan publik.

"Artinya Bu nih coba saya mau tanya, artinya ketika kemarin misalnya ada tiba-tiba korupsi dana bansos, rakyat dapet sarden yang isinya cuma air doang sama ikan dikit gitu ya sakit hati?"

"Sangat. Sangat (sakit hati) banget dong, Ded," jawab Menkeu Sri Mulyani.

Baca Juga: Penanganan Banjir Asal-asalan, malah Anies Bayar Rp 180 Miliar buat Formula E

Lebih lanjut Sri Mulyani menuturkan, "Masalah uang negara APBN itu uang kita. Kita selalu pakai hashtag uang kita gitu. Karena kita ngambil uang itu dari perekonomian rakyat, pembayaran pajak, perusahaan-perusahaan yang untuk bayar pajak, orang yang kerja dapet gaji."

Kemudian Sri Mulyani menegaskan bahwa gaji yang kena pajak yakni gaji yang di atas 54 juta per tahun, artinya di atas 4 setengah juta perbulan,  baru kalian bayar pajak.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X