Viral Seorang Pria Menendang Sesajen di Kawasan Gunung Semeru, Bupati Lumajang Buka Suara

- Senin, 10 Januari 2022 | 20:47 WIB
Pria menendang sesajen yang disiapkan warga di Kecamatan Pronojiwo, daerah terdampak erupsi Gunung Semeru.  (Tangkapan layar Twitter @Setiawan3833)
Pria menendang sesajen yang disiapkan warga di Kecamatan Pronojiwo, daerah terdampak erupsi Gunung Semeru. (Tangkapan layar Twitter @Setiawan3833)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Lumajang. Baru-baru ini beredar luas di media sosial, sebuah video yang menayangkan seorang pria yang menendang sesajen di kawasan Gunung Semeru. Dalam video itu nampak lelaki mengatakan bahwa sesajen itulah yang menyebabkan murka Allah. Kemudia seraya bertakbir dia menendang sesajen tersebut.

Menyikapi viralnya video tersebut, Bupati Lumajang Thoriqul Haq atau Cak Thoriq angkat bicara.

Baca Juga: Kabupaten Batang akan Punya Taman Syailendra di Kecamatan Wonotunggal

Cak Thoriq menilai, pria penendang sesajen di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, yang viral di media sosial itu dianggap telah melakukan pelanggaran.

Kemudian Bupati Lumajang memastikan bahwa pria yang telah menendang sesajen di Kecamatan Pronojiwo tersebut merupakan warga luar.

Cak Thoriq mengaku kecewa terhadap aksi pria tersebut.

“Saya pastikan bukan orang Lumajang, dan ini orang yang datang dari luar. Apa pun motifnya, soal motif ke Lumajang, menjadi bagian dari relawan, saya tentu kecewa dengan tindakan itu (membuang dan menendang sesajen)," ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq.

Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com yang berjudul Bupati Lumajang Sebut Pria Penendang Sesajen di Kecamatan Pronojiwo Lakukan Pelanggaran, Cak Thoriq menilai, aksi sang pria yang dengan sengaja membuang dan menendang sesajen di lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru tersebut melanggar tata nilai yang ada di sana.

Kata dia, selama ini, warga Kabupaten Lumajan menurut Cak Thoriq hidup berdampingan satu sama lain.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X