Presiden Jokowi Mencabut 2.078 Ijin Tambang dan 192 Ijin Kehutanan, Ini Penyebabnya

- Jumat, 7 Januari 2022 | 13:03 WIB
Presiden cabut 2.078 ijin tambang dan 192 ijin hutan (FB Presiden Joko Widodo)
Presiden cabut 2.078 ijin tambang dan 192 ijin hutan (FB Presiden Joko Widodo)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Pemerintah terus memperbaiki tata kelola sumber daya alam agar ada pemerataan, transparan dan adil, untuk mengoreksi ketimpangan, ketidakadilan, dan kerusakan alam.

Baca Juga: Presiden Jokowi : Hasil Tambang Wajib untuk Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri

Ijin-ijin usaha pertambangan, kehutanan, dan penggunaan lahan negara terus dievaluasi secara menyeluruh.

Penegasan itu disampaikan Presiden Joko Widodo melalui FB akun resminya pada Kamis, 6 Januari 2022.

Lebih lanjut Jokowi mengungkapkan pemerintah telah mencabut lebih dari 2 ribu ijin pertambangan dan lebih dari 192 ijin kehutanan.

"Hari ini pemerintah mencabut sebanyak 2.078 ijin perusahaan pertambangan mineral dan batu bara karena tidak pernah menyampaikan rencana kerja. Pemerintah juga mencabut sebanyak 192 ijin sektor kehutanan seluas 3.126.439 hektare karena tidak aktif, tidak membuat rencana kerja, dan ditelantarkan," ungkap Jokowi.

Tak hanya itu, Jokowi juga telah mencabut Hak Guna Usaha perkebunan lebih dari 34 ribu hektar.

"Pemerintah mencabut Hak Guna Usaha perkebunan yang ditelantarkan seluas 34,448 hektare. Sebanyak 25.128 hektare di antaranya milik 12 badan hukum, dan 9.320 hektare merupakan bagian dari HGU yang telantar milik 24 badan hukum," ujar Jokowi.

Selanjutnya Presiden Jokowi memastikan bahwa pemerintah terus melakukan pembenahan dengan memberikan kemudahan izin usaha yang transparan dan akuntabel.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: FB Presiden Joko Widodo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X