Presiden Jokowi : Hasil Tambang Wajib untuk Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri

- Selasa, 4 Januari 2022 | 23:31 WIB
Presiden Jokowi dorong RUU TPKS agar segera disahkan (Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi dorong RUU TPKS agar segera disahkan (Sekretariat Presiden)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewajibkan semua perusahaan tambang baik swasta maupun BUMN untuk mengutamakan pemenuhan kebutuhan dalam negeri daripada ekspor.

Menurutnya ekspor tambang boleh dilakukan jika kebutuhan tambang di dalam negeri sudah tercukupi, tetapi jika kebutuhan dalam negeri belum terpenuhi maka tidak boleh ekspor hasil tambang.

Baca Juga: Banyak Perusahaan Tambang Batu Bara yang Tak Penuhi Kebutuhan Domestik, Pasokan ke PLN Terganggu

Penegasan itu disampaikan Jokowi melalui FB akun resmi Presiden Jokowi yang diposting pada Senin, 3 Januari 2022.

Berikut ini pernyataan Presiden Jokowi terkait kewajiban perusahaan tambang untuk memenuhi kebutuhan domestik / dalam negeri.

"Sesuai amanat konstitusi, pemerintah mewajibkan perusahaan swasta, BUMN beserta anak perusahaannya yang bergerak di bidang pertambangan, perkebunan, dan pengolahan sumber daya alam lainnya, untuk menyediakan kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu sebelum melakukan ekspor.

Termasuk dalam hal ini batu bara dan gas alam cair, yang harus mengutamakan pemenuhan kebutuhan dalam negeri seperti PLN dan industri dalam negeri lain.

Sudah ada mekanisme domestic market obligation (DMO) yang mewajibkan perusahaan tambang memenuhi kebutuhan pembangkit PLN.

Baca Juga: DPR RI : Larangan Ekspor Batu Bara Diterapkan, Devisa 3 Miliar Dolar AS Melayang

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: FB Presiden Joko Widodo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X