Jakarta dan Masjid Az Zikra Bogor Menolak Dijadikan Tempat Reuni 212

- Rabu, 1 Desember 2021 | 23:30 WIB
aksi 212 tahun 2016 (Antara via pikiran rakyat)
aksi 212 tahun 2016 (Antara via pikiran rakyat)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN. Hingga saat ini Panitia Reuni 212 belum mendapatkan tempat kegiatan. Digelar di Jakarta sudah tidak memungkinkan, karena tidak mendapat ijin dari Polda Metro Jaya.

Setelah adanya penolakan dari Polda Metro Jaya, kegiatan Reuni 212 akan dipindahkan ke Masjid Az Zikra Bogor. Lagi-lagi kegiatan 212 itu ditolak oleh keluarga almarhum Ustaz Arifin Ilham. Pasalnya, keluarga besar di Masjid Az Zikra masih diselimuti duka atas wafatnya putra kedua dari almarhum Ustaz Arifin Ilham, Muhammad Ameer Adz Zikro, pada hari Senin, 29 November 2021.

Dengan penolakan tersebut, kegiatan Reuni 212 batal di digelar di Masjid Az Zikra. Kendati demikian Polres Bogor tetap menyiagakan personel meski pelaksanaan Reuni 212 batal berlangsung.

“Tetap kami siagakan personel. Kami siapkan juga skenario penyekatan kendaraan di wilayah Sentul,” kata Kapolres Bogor AKBP Harun di Cibinong, Bogor, Rabu, 1 Desember 2021.

Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com yang berjudul Reuni 212 Batal Digelar di Masjid Az Zikra, Polres Bogor Tetap Siagakan Personel, Ketua Yayasan Az-Zikra Khotib Kholil mengatakan bahwa Panitia Reuni Akbar 212 telah menerima surat penolakan dari keluarga almarhum.

“Kami sudah bicara sama Panitia 212 juga, mereka menerima dan mencari alternatif tempat. Kami bukan tidak ingin, melainkan menghargai yang berduka sehingga dari 212 juga itu menerima hal tersebut,” katanya.

Adapun surat penolakan yang dilayangkan oleh keluarga almarhum Ustaz Arifin Ilham tersebut merupakan jawaban surat permohonan dari panitia penyelenggara Reuni Akbar 212, yang ditandatangani oleh Ketua Panitia Eka Jaya pada tanggal 29 November 2021.

Eka Jaya dalam suratnya menyampaikan permohonan mengenai penggunaan seluruh fasilitas Masjid Az Zikra untuk shalat Subuh berjamaah hingga ‘Zikir dan Munajat’.

“Waktu pukul 04.00 WIB sampai dengan 10.30 WIB dengan undangan VIP ulama dan tokoh nasional sebanyak 50 orang,” katanya, dalam keterangan tertulis.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X