Denpasar Kembali Menyabet Predikat Kota Kreatif dari Kemenparekaf RI

- Senin, 29 November 2021 | 20:03 WIB
Salah satu lokasi Kota Denpasar (gesuri.id)
Salah satu lokasi Kota Denpasar (gesuri.id)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Denpasar. Di tengah pandemi Covid-19 kreativitas masyarakat Denpasar Bali tetap berjalan. Tak ayal baru-baru ini kota Denpasar kembali menyabet predikat kota kreatif dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Penetapan itu diberikan usai melalui proses evaluasi yang dilaksanakan melalui video conference zoom meeting yang diikuti 10 kabupaten dan kota di Indonesia.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengatakan program yang dipaparkan dalam pertemuan tersebut terkait pariwisata budaya sinergi ekonomi kreatif.

"Denpasar tidak memiliki sumber daya alam untuk dieksplorasi. Karena itu kami memaksimalkan pembangunan sumber daya manusia. Sesuai visi dan misi 'Denpasar Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju'," ujar Jaya Negara, baru-baru ini.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. (gesuri.id)

Jaya Negara lebih lanjut mengatakan Denpasar telah membentuk Badan Kreatif sejak tahun 2016 melalui riset dan pengembangannya. Selanjutnya melaksanakan penyusunan rantai ekosistem yakni, kreasi, produksi, distribusi, konsumsi, konservasi dan kesinambungan.

"Di bidang kreasi, kami mengupayakan ketersediaan ruang kreatif, sarana pengembangan sumber daya manusia, serta fasilitasi pengembangan bisnis, kapasitas, dan keahlian," ujarnya. Sedangkan di bidang produksi, kata Jaya Negara, membangun infrastruktur, sarana, dan prasarana produksi. Begitu juga di bidang distribusi dan konsumsi, pihaknya membangun rantai distribusi untuk apresiasi, pemasaran, dan komersialisasi.

"Dengan langkah tersebut kami dapat menjaga keberlangsungan dan kesinambungan melalui program terpadu dan jangka panjang," ujar Jaya Negara. Walikota Jaya Negara mengatakan dalam ranah kreasi, Pemkot Denpasar telah mendirikan beberapa fasilitas. Antara lain Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) yang merupakan pusat kreativitas yang memiliki fasilitas ruang pameran, bioskop, radio, ruang diskusi, panggung teater, dan beberapa area terbuka tempat anak muda berkreasi (extreme park, mural space dan youth park).

Kreatif hub ini sudah dua kali menyelenggarakan kegiatan besar secara Hybrid. Pada tahun 2020 Denpasar Festival (Denfest) ke-13 dengan melibatkan 1.500 kreator dan berkolaborasi dengan 10 sister city di antaranya Australia, Inggris, Jepang, Amerika, RRT, Italia, Swiss, Hungaria, Vietnam, dan Zimbabwe. "Tagline kami adalah kreativitas tidak boleh padam, maka pada tahun 2021 kami menyelenggarakan event D'youthfest dan Denfest ke-14," katanya.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: gesuri.id

Tags

Terkini

X