Inmendagri Terkait Nataru Telah Terbit, Berikut ini Sejumlah Ketentuannya

- Rabu, 24 November 2021 | 17:30 WIB
ilustrasi perayaan Nataru dan pusat keramaian. (Pexels/cottonbro)
ilustrasi perayaan Nataru dan pusat keramaian. (Pexels/cottonbro)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Kementerian Dalam Negeri telah mengeluarkan ketentuan-ketentuan terkait Natal dan Tahun Baru. Ketentuan itu berupa Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 pada saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Inmendagri itu telah ditandatangani Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada 22 November 2021.

Menurut Mendagri Tito Karnavia bahwa Inmendagri Nataru itu mulai diberlakukan pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Berikut sejumlah peraturan yang tercantum dalam instruksi menteri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada Saat Natal dan Tahun Baru, mengenai perayaan Tahun Baru dan tempat perbelanjaan atau mal:

a. Perayaan Tahun Baru 2022 sedapat mungkin tinggal di rumah berkumpul bersama keluarga, menghindari kerumunan dan perjalanan, serta melakukan kegiatan di lingkungan masing-masing yang tidak berpotensi menimbulkan kerumunan, sambil melakukan antisipasi menyiapkan diri dan lingkungan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor sesuai dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

b. Melarang adanya pawai dan arak-arakan tahun baru serta pelarangan acara Old and New Year baik terbuka maupun tertutup yang berpotensi menimbulkan kerumunan

c. Menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk (entrance) dan keluar (exit) dari mal/pusat perbelanjaan serta hanya pengunjung dengan kategori kuning dan hijau yang diperkenankan masuk

d. Meniadakan event perayaan Nataru di pusat perbelanjaan dan mal, kecuali pameran UMKM

e. Melakukan perpanjangan jam operasional pusat perbelanjaan dan mal yang semula 10.00 – 21.00 waktu setempat menjadi 09.00 – 22.00 waktu setempat untuk mencegah kerumunan pada jam tertentu.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X