Kemensos Lakukan Pembaruan Data Bansos Tiap Bulan dan Terapkan Teknologi Geo-Tagging Citra Satelit

- Rabu, 24 November 2021 | 14:11 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini alias Risma menyebut Kementerian Sosial terus berupaya meningkatkan kualitas Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).  (Dok. Kemensos)
Menteri Sosial Tri Rismaharini alias Risma menyebut Kementerian Sosial terus berupaya meningkatkan kualitas Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). (Dok. Kemensos)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Indramayu. Dalam rangka meningkatkan kualitas Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial melakukan pembaruan data setiap bulan dan menggunakan teknologi geo-tagging data spasial dari citra satelit 

Pembaruan data penerima Bantuan Sosial yang dilakukan sebulan sekali agar data selalu ap date dan tepat sasaran. Kebijakan itu  juga memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah untuk berperan lebih aktif menyampaikan usulan baru penerima manfaat.

Hal itu dikemukakan Menteri Sosial Tri Rismaharini yang akrab dipanggil Risma dalam kunjungan di Indramayu, Selasa, 23 November 2021.

“Sekarang ini perbaikan data penerima manfaat dilakukan setiap bulan. Hal ini menjadi kesempatan daerah mengusulkan data baru. Pemerintah daerah saya minta lebih aktif lagi memverifikasi data bansos. Karena data verifikasi data kemiskinan memang menjadi kewenangan daerah,” kata Risma. 

Adapun Penggunakan teknologi geo-tagging data spasial dari citra satelit bertujuan untuk mengetahui kondisi rumah penerima manfaat.

Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com yang berjudul "Tingkatkan Akurasi Bansos, Kemensos Lakukan Pembaruan Data Setiap Bulan", Mensos Risma menjelaskan, dengan teknologi geo-tagging data spasial dari citra satelit, dapat difoto tampak depan dari rumah penerima bantuan.

“Penerapan teknologi geo-tagging ini untuk sementara masih berjalan di wilayah perkotaan," ucapnya.

Dengan menggunakan citra satelit, Kemensos dapat mengindentifikasi kelayakan penerima manfaat.

Perlu diinformasikan teknologi geo-tagging itulah yang digunakan Kemensos mendapatkan informasi adanya 31.624 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menerima bansos.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X