Kritik Pertemuan Megawati-Prabowo di Istana, Andi Mallarangeng dinilai Childish

- Selasa, 23 November 2021 | 16:34 WIB
Pertemuan Megawati dan Prabowo di Istana (gesuri.id)
Pertemuan Megawati dan Prabowo di Istana (gesuri.id)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Baru-baru ini Megawati Sukarnoputri dan Prabowo melakukan pertemuan dii Istana. Dalam pertemuan itu Megawati didampingi Puan Maharani yang notabene Ketua DPR RI.Sontak pertemuan itu mendapat kritikan dari elit Partai Demokrat Andi Mallarangeng. Menurutnya, istana tidak boleh untuk pertemuan antar ketua partai yang membicarakan kepentingan partai.

Menanggapi kritikan itu Anggota Fraksi PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus menyebut Andi Mallarenge kekanak-kanakan.

Dedy menilai pernyataan Andi Alfian Mallarangeng soal pertemuan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto, penuh prasangka, sangat tidak etis dan childish (kekanak-kanakan, red).

Sebagai elite politik partai, Alfian Malarangeng seharusnya bisa menjaga perkataannya agar tidak terkesan ngawur dan ngasal.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus (gesuri.id)

Menurutnya, pertemuan Ibu Megawati dengan Prabowo hanyalah sebuah kebetulan belaka saat seremoni pelantikan Panglima TNI.

"Coba Bung Andi itu mikir, memangnya kedua tokoh itu kekurangan tempat untuk bertemu, sehingga harus menggunakan istana untuk membicarakan masalah internal?," ujar Deddy.

Sebagai seorang intelektual, lanjutnya, seharusnya Alfian Malarangeng punya imajinasi dan nurani yang baik, bukan membuat keonaran seolah-olah kedua tokoh itu memakai ruang istana untuk kepentingan partai.

Sebab, ujar Deddy, pertemuan spontan itu sifatnya silaturahmi dan merupakan hal yang wajar saja memanfaatkan waktu untuk sekedar saling sapa. "Sebagai tokoh politik nasional, hal yang lumrah saja mereka membicarakan sambil lalu kondisi politik dan kebangsaan terkini," tandasnya.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: gesuri.id

Tags

Terkini

X