Oknum Satpol PP Siksa Anjing dengan Keranjang tertutup hingga Mati, Begini Kronologinya

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:51 WIB
Tangkapan layar video viral yang beredar terkait aparat pemukul anjing demi Wisata Halal di Aceh.  (Instagram @rosayeoh)
Tangkapan layar video viral yang beredar terkait aparat pemukul anjing demi Wisata Halal di Aceh. (Instagram @rosayeoh)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN- Aceh. Kasus pemindahan seekor anjing yang menyebabkan kematiaan oleh Satpol PP di Sangkil Aceh menuai sorotan. Banyak pihak yang mengecam tindakan Satpol PP Sangkil Aceh. Kecaman sangat keras datang dari aktivis Pecinta Satwa Aceh terhadap oknum Satpol PP itu. Kasus itu menjadi viral bermula dengan beredarnya video yang menayangkan oknum petugas Satpol PP mengarahkan sebuah kayu dengan ujung yang bercabang kepada seekor anjing yang bernama Canon. Lalu anjing Canon itu dimasukkan ke dalam keranjang.

Canon adalah anjing jantan milik resor wisata Pulau Panjang, Desa Pulau Baguk,Kec Pulau Banyak, Kab Sangkil Aceh. Anjing itu ditangkap dengan tujuan untuk memindahkannya dari keramaian tempat wisata. Masalah muncul karena proses pemindahan itu menyebabkan kematian anjing itu.

Sebagimana telah diberitakan Suara Merdeka.com bersumber Pikiran-Rakyat.com, yang berjudul Oknum Satpol PP Siksa Anjing di Aceh, Aktivis pencinta Satwa : Sangat Keterlaluan, Pendiri Jakarta Animal Aid Network Karin Franken mengecam keras pemindahan anjing yang berujung kematian anjing tersebut. 

Dalam pernyataannya, Karin Franken mengkritik keras ulah oknum petugas Satpol PP Sangkil Aceh. Perlakuan oknum Satpol PP tersebut di anggap keterlaluan dan terlalu seenaknya, harusnya jika pemindahan itu dilakukan sesuai SOP anjing yang dibawa tidak mungkin mati.

Saran Karin, pemindahan anjing itu harusnya dibicarakan dulu dengan pemiliknya. Jika pemilik sepakat baru hewan bisa dibawa dengan menggunakan transportasi dan kandang sesuai dengan ukuran anjing yang akan di pindahkan.

Karin juga menambahkan apa lagi anjing yang akan dipindah merupakan anjing milik resor yang jelas bukan urusan satpol PP. Misal anjing menggigit pun bukan urusan satpol PP melainkan Dinas terkait yang didampingi petugas satpol PP, tetapi tetap bukan ranah dan urusan Petugas Satpol PP .

Alasan kematian Canon diperkirakan tidak bisa bernafas setelah masuk keranjang dan dibawa oleh Petugas Satpol PP.

Namun, kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Hubungan antar Lembaga Dinas satpol dan WH Aceh Sangkil Abdullah Z membantah pernyataan tersebut.

Pihaknya memaparkan kronologi kejadian yanng menimpa anjing Canon. Kayu yang dipegang oleh petugas Satpol hanya untuk berjaga-jaga. Kayu ditempelkan pada rantau agar bisa ditangkap. Tapi anjing terus meronta-ronta dan berhasil melepaskan diri. Akhirnya Satpol PP menangkap kembali anjing bersama penjaga resor dan memasukan anjing ke dalam keranjang kemudian keranjang diberi lakban.

Lakban tidak menutup rapat keranjang. Satpol PP membuat lubang pada lakban agar anjing bisa bernafas. Mereka juga mengatakan memberi minum pada anjing itu .

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Suara Merdeka

Tags

Terkini

X