Jebakan Pinjol Ilegal agar data Kontak Korban terambil, Begini Modusnya

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:24 WIB
ilustrasi pinjol (pikiran rakyat)
ilustrasi pinjol (pikiran rakyat)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Saat ini pemerintah tengah gencar memberantas aksi Pinjol illegal yang telah meresahkan masyarakat.

Selain menagih secara kasar, pinjol ilegal kerap melakukan penyadapan untuk mengambil seluruh data kontak yang dimiliki korbannya. Dengan data itulah lantas pinjol illegal melakukan aksinya mulai dari teror pengancaman, hingga adanya penyebaran foto dengan unsur pornografi.

Fakta itu diungkap oleh Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Auliansyah Lubis dalam keterangan resminya Jumat, 22 Oktober 2021.

Kombes Pol Auliansyah Lubis menjelaskan seringkali nasabah memberikan data kontaknya tanpa sadar manakala akan melakukan pinjaman kepada pinjol ilegal.

Biasanya dalam proses pengajuan pinjaman, perusahaan pinjol akan mengirimkan permohonan pengaksesan data.Kemudian korban tanpa baca tulisannya langsung klik yes atau ok. Dari situlah semua kontak dan data korban diambil pinjol.

Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com yang berjudul Hati-hati Nomor Kontak Disadap Pinjol, Data Disadap hingga Dijebak dengan Foto Pornografi, Auliansyah Lubis menjelaskan modus pengambilan data kontak korban dilakukan menggunakan aplikasi khusus pinjol illegal di saat korban mengklik yes atau ok.

"Sehingga akhirnya mereka memiliki nomor-nomor melalui aplikasi pinjol tersebut," kata Auliansyah dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJ News pada Sabtu, 23 Oktober 2021.

Usai mendapatkan data kontak tersebut, para karyawan pinjol kemudian memanfaatkannya dengan mengirim sejumlah ancaman.

Yang paling parah, perusahaan pinjol bisa membuat rekayasa foto sehingga Anda tampak seperti terlibat dalam sebuah aktivitas pornografi. Hal tersebut dilakukan para Pinjol agar nasabah segera mau melunasi pinjaman mereka.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X