Kabareskrim : Korban Pinjol Ilegal diminta lapor dan dilindungi keamanannya

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 19:41 WIB
Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto  (tribratanews.polri.go.id)
Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto (tribratanews.polri.go.id)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN. Jakarta. Upaya pemerintah membasmi praktek pinjol ilegal kian keras. Penindakkan tegas secara hukum sudah dimulai dengan penggerebekan sejumlah kantor pinjol ilegal. Meski demikian dibutuhkan proaktif dari para korban untuk melaporkan aksi jahat pinjol ilegal kepada aparat kepolisian agar memudahkan kepolisian membasmi pinjol ilegal hingga tuntas.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto dalam konferensi pers secara virtual di Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan, Jumat, 22 Oktober 2021 meminta Korban pinjol illegal untuk melaporkan tindakan pinjol illegal yang tidak menyenangkan kepada kepolisian. Dan korban yang lapor akan dilindungi agar keamanannya terjamin. Ditegaskan bahwa pinjaman online illegal merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan secara hukum dan perlu ditindak secara hukum.

Lebih lanjut Agus menegaskan, Polri akan melakukan penindakan secara tegas terhadap pinjol ilegal. Sebaliknya polisi juga siap memberikan perlindungan bagi korban pinjol illegal.

Untuk efektifitas penindakan terhadap pinjol illegal, Kabareskrim Polri sudah menerbitkan TR (Telegram) kepada seluruh polda untuk memberikan respons cepat kepada keluhan masyarakat apabila ada tindakan yang dirasakan mengganggu secara psikis atau fisik korban.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyampaikan, proses hukum penanganan pinjaman online (Pinjol) ilegal dapat menerapkan sanksi pidana, salah satunya UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik ). Dalam UU ITE, ada tiga pasal yang dapat diterapkan kepolisian di antaranya pasal 27, 29, dan 32. Penerapan pasal 27 UU ITE, karena selama ini pelaku Pinjol ilegal seringkali mengancam korban dengan ancaman penyebaran foto-foto tidak senonoh. Motifnya dengan penyebaran foto-foto porno, maka korban dibuat malu.

Oleh karena itu untuk memudahkan penindakan terhadap pinjol online Mahfud MD meminta agar korban Pinjol ilegal supaya berani melapor ke kepolisian. Mahfud menjamin bahwa polisi akan memberikan perlindungan bagi korban yang melaporkan kasus pinjol ilegal. Kemudian manakala nantinya korban membutuhkan perlindungan khusus akan dilakukan oleh LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban).

Mahfud meyakinkan bahwa semua prose situ sudah dilengkapi instrumen undang-undang yang memadai sehingga keamanan korban pinjol illegal terjamin.
Lebih lanjut Mahfud MD menegaskan, bahwa pemerintah akan sungguh-sungguh dalam menangani masalah Pinjol ilegal yang meresahkan masyarakat.

"Pemerintah bersungguh-sungguh dan akan terus menindaklanjuti apa yang sudah diumumkan yakni melakukan tindakan tegas terhadap pelaku-pelaku tindakan ilegal dan tindak pidana lain yang terkait dengan pinjaman online ilegal atau pinjol ilegal," ucapnya.

Diberita sebelumnya, Mahfud MD menyampaikan bahwa kegiatan pinjol ilegal salah di mata hukum dan tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apapun. Untuk itu Mahfud menegaskan agar para korban yang sudah terlanjur terjebak pinjol ilegal untuk tidak usah membayar tagihan. Malah para korban itu harus berani melaporkan tindakan pinjol illegal kepada kepolisian.***

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X