Rizal Ramli : Pemindahan Ibu Kota Indonesia Ke Kalimantan Timur menguntungkan Presiden karena tidak ada demo

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 21:49 WIB
Ekonom Rizal Ramli (Instagram rizal ramli)
Ekonom Rizal Ramli (Instagram rizal ramli)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN. Rencana perpindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur hingga saat ini masih menjadi perdebatan. Perdebatan tersebut berkaitan dengan faktor finansial dan segi historis yang saling terhubung. Ekonom Rizal Ramli berada di pihak yang kontra.

Dilansir Pikiran-Rakyat.com dari YouTube Fadli Zon, Ekonom Rizal Ramli itu mengkritisi rencana pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Dia berspekulasi pemindahan itu menguntungkan posisi politik Presiden karena di sana Presiden tidak akan menghadapi demonstrasi.

"Kalau Presidennya terpilih dari situ, mereka tidak takut, karena kalau di Jakarta mereka bisa didemo dari rakyat biasa hingga mahasiswa. Kalau ibu kotanya di Kalimantan Timur, siapa yang mau demo? Rakyat mau mengeluh pun enggak bisa," ucap Rizal Ramli.

Kemudian Rizal Ramli membandingkan perpindahan ibu kota ini dengan kerajaan zaman dulu.

"Kalau kerajaan dulu diatur dari ibu kota tersebut, tapi mereka tidak bisa dituntut di situ," ucap Rizal Ramli.

Selain itu Rizal Ramli juga mengkhawatirkan ibu kota baru di Kalimantan Timur berubah menjadi kota layaknya Kota Beijing, karena banyak dihuni orang China. Menurutnya warga Indonesia banyak yang enggan menempati daerah itu sehingga malah orang-orang China yang banyak bermukim di sana.***

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Terkini

X