Mantan Kades Cikupa Lakukan Pungli Hingga Rp 2 Miliar, Begini Kronologinya

- Kamis, 8 Desember 2022 | 19:40 WIB
Keterangan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma dan jajarannya soal pungli mantan Kades Cikupa. (Foto: PMJ News)
Keterangan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma dan jajarannya soal pungli mantan Kades Cikupa. (Foto: PMJ News)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Tangerang. Mantan Kepala Desa (Kades) Cikupa berinisial AM harus berurusan dengan hukum. Lantaran semasa menjabat Kades, dia diduga melakukan pungutan liar (Pungli) Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). AM menjalankan aksinya bersama dua perangkat Desa Cikupa lainnya.

Nilai uang yang dikantonginya mencapai lebih Rp 2 miliar. Akibat perbuatannya AM ditangkap jajaran Polresta Tangerang. Dua perangkat lainnya yang terlibat juga turut ditangkap.

Baca Juga: Kembalikan Kepercayaan Publik, Kapolri Minta Jajarannya Hindari Pungli

Hal itu diungkapkan Kepala Polresta Tangerang Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma pada Kamis 8 Desember 2022.

"Tersangka AM ditangkap untuk kasus dugaan pungli PTSL dengan kerugian mencapai kurang lebih Rp2 miliar," kata Romdhon.

selain AM, kata Romdhon, polisi juga menangkap SH, mantan Sekretaris Desa Cikupa, MI, mantan Kepala Urusan Perencanaan Desa Cikupa, dan MSE, mantan Kepala Urusan Keuangan Desa Cikupa. Ketiganya menjabat saat tersangka AM menjabat sebagai Kepala Desa Cikupa.

Sebagai informasi, Desa Cikupa berada di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Lebih lanjut Romdhon menjelaskan kronologi aksi pungli yang dilakukan AM Cs.

"Tahun 2020 dan 2021, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tangerang mengalokasikan 1.319 bidang untuk PTSL di Desa Cikupa," ujar Romdhon menerangkan awal kronologis kejadian.

Baca Juga: Ada Rumor Pungli di Area Parkir Stasiun Bekasi Timur, Begini Respon KAI

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X