Polres Bekasi Kota Tak Ijinkan Konser Musik di Lapangan Terbuka

- Selasa, 1 November 2022 | 22:44 WIB
Ilustrasi konser (Tijs van Leur on Unsplash)
Ilustrasi konser (Tijs van Leur on Unsplash)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Kericuhan yang terjadi dalam Festival Berdendang Bergoyang di Istora GBK Jakarta akibat kelebihan penonton menjadi atensi polisi.

Setelah menghentikan acara tersebut, berlanjut dengan kebijakan polisi yang melarang kegiatan konser. Salah satunya Polres Metro Bekasi Kota. Pihaknya menegaskan tidak akan memberikan ijin keramaian untuk kegiatan konser berskala besar di wilayah hukumnya. Larangan juga berlaku untuk acara yang digelar di lapangan terbuka.

Baca Juga: Anggota DPRD DKI Jakarta Akan Panggil Dinas Pariwisata Soal Dendang Bergoyang

Sikap itu disampaikan Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hengki di laman PMJ News pada Selasa 1 November 2022.

"Menyikapi kondisi yang ada, mulai berikutnya kami tidak mengizinkan konser-konser berskala besar, karena banyak mudaratnya dan menimbulkan hal-hal yang kurang baik," ujarnya.

Kendati demikian, kata Hengki, pengecualian ijin konser akan diberikan apabila penyelenggara mengadakan konser di dalam gedung dalam jumlah yang sesuai batasan daya tampung gedung. Hal ini dilakukan guna meminimalisir kelebihan (over crowded) penonton dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat.

"Kecuali mereka di gedung dengan jumlah kapasitas tiket dijual (sesuai kapasitas), penonton berapa yang hadir dan kerawanan itu bisa diminimalisir," terangnya.

Baca Juga: Amankan KTT G20 di Bali, TNI Kirim 252 Kendaraan Listrik untuk Petugas

"Karena nanti orang minum-minuman keras, mabuk mabukan yang akan menimbulkan gangguan kamtibmas lainnya termasuk susah untuk memantaunya," sambungnya.

Apabila tetap diselenggarakan, Hengki menambahkan pihaknya bakal membubarkan konser skala besar tersebut. ***

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X