Prostitusi Online yang Jual 6 Anak di Bawah Umur Dibongkar Polisi. Terungkap Tarifnya

- Jumat, 23 September 2022 | 20:54 WIB
Ilustrasi prostitusi on line, Polresta Denpasar  Bongkar Prostitusi on line melalui miChat (Dok. Ayobandung.com)
Ilustrasi prostitusi on line, Polresta Denpasar Bongkar Prostitusi on line melalui miChat (Dok. Ayobandung.com)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Enam anak di bawah umur dijadikan pekerja seksual komersial (psk) yang ditawarkan melalui MiChat. Para germo menjual psk itu dengan tarif Rp 800 ribu setiap layanan. Kemudian layanan seksual dilakukan di sebuah hotel kawasan Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Praktek prtusi online itu akhirnya dibongkar polsi. Dalam pengunkapan tersebut, polisi mengamankan lima germo. Selain itu polisi juga membebaskan 6 psk dari bisnis haram itu.

Informasi itu disampaikan Wakil Kepala Polres Jakarta Selatan, AKBP Harun kepada wartawan, Jumat, 23 September 2022.

Baca Juga: EMT dan RR, Tersangka Eksploitasi Seksual Jadikan 8 Korban Sebagai PSK

Dia mengungkapkan setidaknya ada enam anak di bawah umur yang dijadikan PSK. Korban merupakan anak-anak broken home.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap kegiatan tersebut, ditetapkan ada lima tersangka, empatnya dewasa, yaitu pertama Tersangka MH, AM, MRS, dan RD. Satu tersangka pelaku masih di bawah umur," kata AKBP Harun

"Kemudian ada beberapa korban di situ, didapati di hotel tersebut ada enam orang," sambungnya.

Praktek prostitusi online di hotel ini kata Harun, sudah berlangsung selama dua bulan. Muncikari memasang open BO para korban di aplikasi MiChat dengan tarif hingga Rp800 ribu.

"Dari hasil pemeriksaan kita dapati bahwasanya mereka melaksanakan kegiatan prostitusi online ini sudah kurang lebihnya 1 bulan sampai 2 bulan di tempat tersebut, di salah satu hotel tersebut," ucapnya.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X