Lebih dari 330 Kebakaran Terjadi di DKI Jakarta. Kebanyakan Disebabkan Ini

- Jumat, 16 September 2022 | 17:39 WIB
Ilustrasi memadamkan kebakaran di Jakarta. (DklikNews)
Ilustrasi memadamkan kebakaran di Jakarta. (DklikNews)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Angka kebakaran di Pemukiman dan bangunan di Wilayah DKI Jakarta terbilang tinggi. Menurut kerap mengalami kebakaran. Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patri, sepanjang bulan Januari hingga April 2022 tercatat terdapat 330 kebakaran di wilayahnya. Dan angka itu bertambah seiring berjalannya hari dan bulan.

Berdasarkan data di otoritas terkait, kebanyakan kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik hingga kebocoran kompor gas.

Baca Juga: Napoleon Bonaparte Divonis 5,5 Bulan Atas Kasus Penganiayaan M Kace

Sejumlah upaya di lakukan pemerintah daerah untuk mengurangi dampak kebakaran. Salah satunya uang dilakukan Pemkot Jakarta Barat. Saat ini pihaknya telah memetakan wilayah rawan kebakaran.

Dikutip dari laman PMJ News Jumat, 16 September 2022, di Jakarta Barat, kawasan paling rawan yaitu di Tambora, Cengkareng Timur, Duri Kosambi, Semanan dan Duri Selatan.

"Yang paling sering terjadi di hampir seluruh kelurahan di Tambora. Lalu Cengkareng Timur, Duri Kosambi, Semanan dan Duri Selatan," terang Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Barat, Syarifudin.

Menurutnya, di kawasan tersebut rawan kebakaran lantaran tergolong wilayah padat penduduk dan minim lahan terbuka.

Mayoritas bangunan yang seringkali terbakar adalah bangunan semi permanen. Untuk mencegah terjadinya kebakaran di lokasi itu, pihaknya meningkatkan sosialisasi penanggulangan dan pencegahan kebakaran.

"Kita baru (sosialisasi) di tingkat kecamatan, belum sampai ke RT," tutur Syarifudin.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X