Saling Tantang di Media Sosial Berlanjut Jadi Tawuran Maut. Begini Kronologinya

- Rabu, 14 September 2022 | 20:43 WIB
Polres Metro Depok menggelar perkara kasus tawuran maut yang menewaskan satu orang. (Foto: PMJ News)
Polres Metro Depok menggelar perkara kasus tawuran maut yang menewaskan satu orang. (Foto: PMJ News)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Depok. Tawuran dua kelompok pemuda terjadi di di kawasan Grand Depok City (GDC), Sukmajaya, Kota Depok awal pekan ini. Tawuran itu mengakibatkan satu orang korban tewas. Diketahui korban berinisial ARS (20).

Tawuran tersebut bermula saling menantang melalui media sosial instagram. Korban dan pelaku sempat bertukar pesan lewat Instagram yang berisi saling menantang. Lalu pesan itu disebarkan ke teman-temannya di masing-masing kelompok.

Kemudian antara tersangka dan korban membuat janjian untuk tawuran yang terjadi pada Senin, 12 September 2022 malam.

Baca Juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Insiden Kebakaran Gudang JNE di Depok

Hal itu disampaikan Kapolres Metro Depok Imran Edwin Siregar kepada wartawan di Mapores Metro Depok, Rabu 14 September 2022.

Imran Edwin Siregar mengungkapkan tawuran maut itu terjadi pada Senin (12/9/2022) pukul 21.00 WIB. Bentrok dua kelompok ini berawal dari saling tantang di media sosial.

"Kasus penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia. Pelaku dan korban ini dua kelompok, (tawuran) berawal dari janjian melalui media sosial," ujar Imran.

"Justru si tersangka ini, janjiannya ke Instagram korban, karena itu satu-satu (janjian) Instagram pribadi. (Kemudian) ngomong ke teman yang lain," jelas Imran.

Baca Juga: Buntut Mengintimidasi Wartawan, Bharada Sadam Dijatuhi Sanksi Demosi

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X