Diduga Salahgunakan Wewenang, 8 Anggota Polisi Ditahan. Ini Kasusnya

- Rabu, 7 September 2022 | 15:37 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan saat memberikan keterangan pers. (PMJ News/Fajar)
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan saat memberikan keterangan pers. (PMJ News/Fajar)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) saat ini tengah gencar melakukan penindakkan terhadap kasus perjudian online. Selain bandarnya, polri juga melakukan bersih-bersdih diri di dalam instiutusinya. Polri tak segan menindak anggoanya yang diduga merintangi pemberantasan judi on line.

Baru-baru ini Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP M Fajar beserta tujuh anggotanya resmi ditahan di tempat khusus (patsus) di SPN Lido, Jawa Barat. 

Baca Juga: Respon KPK Terkait Pembebasan Bersyarat 23 Napi Koruptor oleh Kemenkumham

Mereka menjalani tahan patsus dampak dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penindakan kasus judi online oleh Fajar bersama jajarannya.

Informasi itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombe Endra Zulpan dikutip dari laman PMJ News, pada Rabu, 7 September 2022.

Menurut Zulpan, delapan anggota itu ditaham mulai Selasa 6 September 2022.

"Terhitung (Selasa) kemarin untuk 8 personel dari Kanit sampai penyidik pembantu dilakukan patsus selama 30 hari dari tanggal 6 September hingga 5 Oktober 2022," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan.

Lebih jauh Zulpan mengatakan selama mereka menjalani tahanan di patsus, penyidik Bidang Propam Polda Metro siap merampungkan berkas perkara 8 personel itu.

Selanjutnya, sanksi atas pelanggaran yang dilakukan oleh Fajar serta jajarannya akan diputuskan dalam proses sidang kode etik.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X