DPRD DKI Jakarta Minta Pemprov Buka Gerai Vaksinasi di Kawasan SCBD. Ini Alasannya

- Jumat, 22 Juli 2022 | 21:41 WIB
Baru-baru ini fenomena Citayem Fashion Week yang ada di kawasan SCBD viral di media sosial, banyak dampak positif yang dirasakan anak muda. (Instagram @paula_verhoeven)
Baru-baru ini fenomena Citayem Fashion Week yang ada di kawasan SCBD viral di media sosial, banyak dampak positif yang dirasakan anak muda. (Instagram @paula_verhoeven)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Belakangan ini kawasan Sudirman Jakarta dipenuhi para remaja yang berasal dari Citayam, Bojong Gede, dan Depok atau SCBD. Mereka berada di sana seharian bahkan sampai malam. Sehari-hari nampak mereka berkumpul dan nongkrong. Kebanyakan mereka berpakaian gaul bergaya layaknya aksi fashion show.

Situasi itu mengundang resiko penularan Covid 19 varian baru. Pasalnya akhir-akhir ini angka penularan Covid varian baru di DKI Jakarta mengalami lonjakan kasus positif.

Hal itulah yang menjadi perhatian Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth. Untuk itu Kent meminta kepada ABG 'SCBD' tersebut agar tertib mematuhi protokol kesehatan.

"Saya tidak anti kreativitas, silahkan Adik adik bermain di wilayah Sudirman, tapi saya mohon tolong dijaga prokesnya, apalagi sekarang masih pandemi dan terjadi kerumunan seperti ini.Saya berharap adik-adik 'SCBD' dapat memahami kondisi yang saat ini sedang melanda Jakarta bahwa telah terjadi peningkatan kasus Covid-19," tutur Kent dikutip dari laman gesuri.id pada Jumat, 22 Juli 2022.

Baca Juga: Roy Suryo Jadi Tersangka Atas Kasus Meme Stupa Borobudur. Berdasarkan Keterangan 13 Saksi Ahli

Selain itu Kent juga meminta Dinas Kesehatan DKI Jakarta membuka pelayanan gerai vaksin Covid-19 disekitaran Sudirman, tepatnya di lokasi nongkrong remaja SCBD.

Menurutnya, langkah itu perlu dilakukan untuk menjamin kesehatan remaja remaja tersebut dan agar tidak terjadinya klaster 'SCBD'.

"Dinkes DKI selain menghimbau adik adik SCBD untuk menaati protokol kesehatan juga harus membuka pelayanan gerai vaksin di lokasi tersebut untuk melayani adik-adik yang belum divaksin."

"Kita anggap saja kondisi terburuk bahwa mereka semuanya belum divaksin, bukan mau suudzon yah. buat saja aturan jika ingin nongkrong di kawasan Sudirman harus sudah vaksin 1,2 dan Booster," ujarnya.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: gesuri.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X