Nabi Muhammad SAW Melindungi Kaum Yahudi dan Nasrani. Ini Dasarnya

- Sabtu, 8 Oktober 2022 | 20:42 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas. (Foto : Humas Kemenag)
Menag Yaqut Cholil Qoumas. (Foto : Humas Kemenag)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Hari ini, Sabtu 8 Oktober 2022, umat Islam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang lahir pada 12 Robiul Awal Tahun Gajah.

Semasa hidupnya Nabi Muhammad dikenal memiliki kepribadian yang agung karena kejujuran, adil, berintegritas, dan penuh kasih sayang kepada semua manusia termasuk yang berbeda agama.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sampaikan Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW di Media Sosial. Ini Pesannya

Rasulullah Muhammad SAW juga melindungi kaum Yahudi dan Nasrani dalam hidup bermasyarakat di Madinah. Perlindungan itu tertuang dalam Piagam Madinah. Dari situlah terjalin hubungan yang harmoni dan kerukunan.

Hal itu disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Sabtu 8 Oktober 2022 dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Rasulullah telah memberikan praktik terbaik dalam membangun harmoni dan kerukunan masyarakat Madinah. Umat Islam hidup rukun berdampingan dengan kaum Yahudi dan Nasrani, dieratkan oleh Piagam Madinah," ujar Yaqut.

Menurutnya, kerukunan adalah pra syarat pembangunan. Praktik baik yang diteladankan Rasulullah di Madinah, kata Yaqut, sepatutnya dicontoh umat Islam dalam membangun dan memajukan Indonesia di tengah keragaman masyarakatnya.

Baca Juga: Maulid Nabi : Nabi Muhammad SAW Tokoh Dunia Paling Berpengaruh Sepanjang Zaman

Lebih lanjut Yaqut menekankan, sebagai mayoritas, umat muslim Indonesia memiliki tanggung jawab besar dalam terus menjaga harmoni Indonesia. Bahkan, dunia melirik keberhasilan Indonesia dalam merawat kerukunan dan menguatkan moderasi beragama.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X