Pandangan Islam Soal Kekerasan dalam Rumah Tangga. Simak Ulasannya

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 09:16 WIB
Ilustrasi KDRT (storyset)
Ilustrasi KDRT (storyset)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Belakangan ini publik digemparkan dengan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami Lesty Kejora. Kekerasan yang dilakukan suaminya, Rizky Billar, akibatkan tubuh Lesty Kejora alami luka dan kebam sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Kasus itu hanyalah puncak gunung es. Realitanya masih banyak KDRT yang terjadi di banyak rumah tangga. Lucunya ada artis yang sok membela aksi KDRT dengan membawa-bawa nama nabi. Artis itu beranggapan menurut agama suami boleh mendidik istri dengan memukul. Anggapan itu sangat keliru tafsir. Nabi Muhammad SAW sendiri selama berumah tangga tidak pernah sekalipun melakukan kekerasan, bahkan dengan pembantunya.

Baca Juga: Jadi Korban KDRT, Lesti Kejora Dirawat di Rumah Sakit Beberapa Hari

Bagaimana sebenarnya Islam melihat fenomena KDRT? Betulkan mendidik dengan memukul istri diperbolehkan? Dilansir dari laman NU Online, berikut ini disajikan ulasan terkait KDRT dari kacamata agama.

Dalam rumah tangga terdiri atas suami, istri, dan anak. Lembaga rumah tangga merupakan karunia Allah SWT yang menjadi sarana manusia mendapatkan ketenangan, kebahagiaan, dan kesejahteraan lahir batin. Pembentukamn rumah tangga diawali dengan pernikahan antara pria dan wanita sebagai pasangan hidup.

Allah menjadikan manusia berpasang-pasangan, pria dan wanita, dengan sebuah ikatan resmi yang disebut dengan pernikahan. Allah juga memerintahkan setiap pasangan untuk harmonis dalam berumah tangga. Pernikahan diciptakan bukan untuk memenuhi kebutuhan syahwat semata. Ia diciptakan untuk membuat hati manusia tenteram, saling mencintai dan mengasihi dengan hubungan yang legal dan disahkan dalam Islam.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam surah Ar-Rum ayat 21:

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Artinya: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: NU Online

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X