Haji Wada Rosulullah Simbol Keberhasilan Penyebaran Islam. Simak Ulasannya

- Jumat, 22 Juli 2022 | 10:33 WIB
Memasuki hari keenam pemulangan, tercatat 16.422 jemaah haji telah tiba di Tanah Air. (Foto: kemenag.go.id)
Memasuki hari keenam pemulangan, tercatat 16.422 jemaah haji telah tiba di Tanah Air. (Foto: kemenag.go.id)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Sejak tujuh hari lalu jemaah haji Indonesia mulai pulang ke tanah air setelah menunaikan rukun Islam kelima. Setelah menjadi haji, umat muslim yang diharapkan menjadi pribadi yang lebih mapan secara religius karena telah menyempurnakan semua rukun Islam.

Di tengah momen kepulangan jemaah haji, mengingatkan kita pada peristiwa Haji Wada di jaman Rasulullah. Dinamakan Haji Wada’ karena haji ini merupakan yang terakhir dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw. Tidak lama setelah itu, Baginda Nabi berpamitan untuk selamanya meninggalkan umat yang begitu ia cintai.

Baca Juga: 16.442 Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Air. Disusul 10 Kloter Hari Ini

Haji Wada Rosulullah merupakan simbol keberhasilan siar Islam di jazirah Arab.

Dilansir dari laman NU Online, sejarah mencatat Haji Wada dilakukan Rosulullah setelah 23 tahun berhasil mengubah masyarakat Arab dari kehidupan jahiliyah menjadi lebih mapan secara moral dan religius.

Syekh Mushtafa as-Siba’i dalam As-Sîrah an-Nabawiyah Durus wa ‘Ibar mencatat sebanyak 114.000 umat Islam dari Jazirah Arab dan sekitarnya turut serta menunaikan rukun Islam yang kelima itu. Pada versi lain, Safyurrahman al-Mubarakfuri dalam Ar-Raḫîqul Makhtûm melaporkan jumlah jamaah Haji Wada’ sebanyak 124.000 atau 140.000.

Jumlah yang sangat fantastis untuk dakwah Nabi yang relatif singkat, 23 tahun. Sungguh pencapaian yang luar biasa. Masyarakat yang dulu acuh tak acuh bahkan mencoba menghalang-halangi dakwah Nabi dengan beragam upaya, kini menjadi pengikut setia ajaran orang yang sebelumnya sangat dimusuhinya. Diduga kuat, di luar jumlah jamaah yang fantastis itu masih banyak orang yang sudah menjadi Muslim tapi tidak sempat ikut serta dalam Haji Wada’ karena beberapa alasan.

Baca Juga: Makna yang Terkandung dalam Ritual Ibadah Haji. Simak Ulasannya

Haji Wada juga merupakan simbol kemantapan iman umat Musilm. Sebab, momen tersebut menjadi hari-hari terakhir Nabi bersama umatnya karena tidak lama setelah itu beliau wafat. Dalam potongan khutbah haji yang beliau sampaikan di tengah lautan manusia Nabi berpesan,

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: NU Online

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X