Makna di Balik Ibadah Kurban dalam Hari Raya Idul Adha. Simak Selengkapnya

- Sabtu, 9 Juli 2022 | 10:19 WIB
hewan kurban saat Idul Adha  (Harir Baldan/Bantenraya.com)
hewan kurban saat Idul Adha (Harir Baldan/Bantenraya.com)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Hari raya Idul Adha yang disebut juga Idul Kurban memiliki kedudukan yang istimewa ini. Lantaran hari raya itu mengajarkan umat manusia untuk menghadirkan kemaslahatan dan kesejahteraan bagi sesama melalui ibadah kurban.

Diketahui bersama, ibadah kurban yang diajarkan syariat Islam lekat dengan peristiwa historis kenabian Ibrahim dan Ismail ‘alaihimassalam yang sangat monumental. Terkait hal itu Rasulullah Muhammad SAW pernah ditanya oleh sahabatnya mengenai apa makna penting dari ibadah udlhiyah (penyembelihan qurban) dalam Islam, beliau menjawab dengan tegas,

هذه سنّة أبيكم إبراهيم (ibadah udlhiyah ini adalah ajaran bapak kalian, Ibrahim AS).

Baca Juga: Selama Wukuf di Arafah, 80 Jemaah Haji Indonesia Alami Sakit . Terungkap Penyebabnya

Dikutip dari laman kemenag, menyebutkan ibadah kurban terentang sangat lama, yakni sejak abad 18 Sebelum Masehi (SM).

Sejarah mencatat, masa itu yang notabene masa hidupnya Nabi Ibrahim AS diwarnai praktek kurban manusia. Kepercayaan masyarakat masa itu, ritual kurban manusia dilakukan untuk dipersembahkan kepada dewa-dewa atau tuhan-tuhan mereka.

Kemudian Nabi Ibrahim mendapat perintah Allah Swt agar berkurban dengan menyembelih anaknya, Ismail. Perintah itu diperoleh melalui suatu ru’yah (mimpi kenabian) yang diterima dari Allah, sebagaimana dikisahkan dengan penuh hikmah dalam Al-Quran surat As-Shaaffat : 102 :

فلمّا بلغ معه السعي قال يا بنيّ إنّي أرى في المنام أنّي أذبحك فانظر ماذا ترى قال يآبت افعل ما تؤمر ستجدني إن شآء الله من الصبرين.

“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu, maka pikirkan apa pendapatmu !” Ia (Ismail) menjawab : “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, Insyaallah Engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang bersabar”.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X