Diduga ada Konsleting Pasar Tradisional di Kecamatan Giritontro Kabupaten Wonogiri Terbakar.

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 20:55 WIB
ilustrasi kebakaran (pixabay)
ilustrasi kebakaran (pixabay)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN. Wonogiri. Kebakaran hebat terjadi di sebuah pasar tradisional di Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri pada Sabtu petang 9 Oktober 2021. Dari berbagi sumber dugaan sementara kebarakan di pasar tersebut dikarenakan konsleting listrik.

Sebagaimana telah diberitakan://blora.suaramerdeka.com/jawa-tengah/sebuah-pasar-di-giritontro-wonogiri-terbakar-hebat-kerugian-ditaksir-mencapai-ratusan-juta-rupiah, api diduga berasal dari kios sisi belakang pasar bagian selatan. Seorang saksi mata melihat ada kepulan asap dan berusaha melaporkannya kepada petugas kebakaran.Namun api begitu cepat membakar semua dagangan di pasar tersebut.

Mula-mula api melalap 2 kios milik pedagang bumbu dan satu kios yang menjual aneka barang pecah belah. Kemudian api menyebar dan membakar ratusan kios lainnya. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, api hanya menghanguskan kios dan barang-barang. Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Pasar tersebut merupakan pusat perdagangan bagi masyarakat Giritontro, Wonogirinamun dan warga kecamatan Donorojo Pacitan. Lokasi pasar yang terbakar itu berjarak 65 kilometer dari Ibukota Kabupaten Wonogiri.Letaknya berada di simpang wilayah Wonogiri dan Pacitan Jawa Timur.

Menindaklanjuti kebakaran itu Polres Wonogori mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan. Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto menyatakan, dugaan sementara kebakaran diakibatkan arus pendek yang menyebakan konsleting.

Saat pemadaman petugas mendapat kendala, selain di lokasi stok air tidak cukup tersedia disana juga tidak ada alat pemadam kebakaran ringan. Kencangnya tiupan angin di musim kemarau juga membuat api berkobar cepat.

Pedagang dan warga masyarakat Giribelah, bergotong-royong melakukan pemadaman secara tradisional dengan alat seadanya. Mereka mencegat mobil tangki yang menjual air untuk memadamkan api.

Aparat desa, kecamatan bersama unsur TNI-Polri dari Koramil dan Polsek Giritontro juga ikut turut serta membantu pemadaman api. Semalam, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Wonogiri, Joko Santosa, menyatakan, Regu Damkar datang untuk tugas penuntasan pemadaman.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi UMKM Kabupaten Wonogiri, Sri Wahyu Widayati, semalam, membenarkan musibah kebakaran Pasar Giribelah. Menyikapi kebakaran itu pihaknya mengirimkan tim kabupaten ke lokasi Giribelah untuk melakukan pendataan.(Tina)***

(Eko Wahyu Budi/ Suara Merdeka)

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Suara Merdeka

Tags

Terkini

Jawa Tengah Gelar Popda yang diikuti 1.025 Atlet Pelajar

Selasa, 16 November 2021 | 21:42 WIB
X