Gempa Besar Guncang Turki. Ribuan Warga Jadi Korban, di Antaranya WNI

- Senin, 6 Februari 2023 | 20:33 WIB
Gempa Turki yang memakan lebih dari 1.000 korban jiwa. (Foto: Pixabay.com/Angelo_Giordano)
Gempa Turki yang memakan lebih dari 1.000 korban jiwa. (Foto: Pixabay.com/Angelo_Giordano)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Turki. Gempa berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang wilayah selatan Turki pada Senin 6 Februari 2023 pagi srkira pukul 04.17 waktu setempat. Dampaknya terasa hingga wilayah negara Suriah. Banyak bangunan dan infranstruktur rusak parah.

Dari otoritas setempat mencatat seribu lebih korban meninggal akibat gempa di Suriah maupun Turki. Selain itu puluhan ribu korban mengalami luka-luka. Di antaranya Tiga warga negara Indonesia (WNI) yang mengalami luka berat.

Saat ini ketiga WNI tersebut sudah mendapat penanganan di rumah sakit dan sudah berada di bawah pemantauan pihak KBRI.

Baca Juga: Pasca Gempa Susulan, Warga Jayapura Utara Tinggalkan Pengungsian

"Sejauh ini tidak ada laporan WNI menjadi korban meninggal dunia. Tapi, tiga orang WNI mengalami luka, satu orang di Kahramanmaras dan dua orang di Hatay, dan saat ini sudah dirujuk ke rumah sakit terdekat," demikian pernyataan resmi KBRI Ankara, Senin 6 Februari 2023.

Dalam pernyataannya, KBRI menergaskan telah berkoordinasi dengan otoritas lokal di Turki beserta Satgas Perlindungan WNI dan PPI di sekitar lokasi untuk menangani WNI yang terdampak gempa.

Menurut KBRI, sejumlah WNI di Provinsi Kahramanmaras, selaku pusat gempa, harus meninggalkan apartemen mereka karena mengalami kerusakan parah. KBRI pun mengaku sedang mengupayakan evakuasi bagi WNI yang terdampak.

Menyikapi situasi itu pihak KBRI sudah menyiapkan penampungan.

"KBRI Ankara sedang mengupayakan rumah penampungan sementara sambil menunggu penanganan dari otoritas setempat," demikian bunyi keterangan KBRI.

WNI di Turki sendiri tercatat sebanyak 6.500 jiwa. Dari jumlah itu, sekitar 500 orang tinggal di area gempa dan sekitarnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Ungkap Besaran Uang Bantuan Rehabilitasi Rumah Korban Gempa

Menurut data KBRI Ankara, sebagian besar WNI berstatus pelajar dan mahasiswa. Sebagian lainnya yaitu WNI yang menikah dengan warga setempat serta pekerja di organisasi internasional. ***

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X