Ketua DPR AS yang Baru Lancarkan Kritik Tajam ke Presiden Joe Biden

- Minggu, 8 Januari 2023 | 21:35 WIB
Ketua DPR Amerika Serikat Kevin McCarthy dari Partai Republik (Sumber foto: Instagram  @repkevinmccarthy)
Ketua DPR Amerika Serikat Kevin McCarthy dari Partai Republik (Sumber foto: Instagram @repkevinmccarthy)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-AS. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) Kevin McCarthy menyebut akan menghentikan pengeluaran pemerintahan Joe Biden yang dinilai sia-sia agar rakyat AS mendapatkan kehidupan yang layak.

“Itulah mengapa kami berkomitmen untuk menghentikan pengeluaran Washington “yang sia-sia”. Untuk menurunkan harga bahan makanan, gas, mobil, perumahan dan menghentikan meningkatnya hutang nasional,” ujarnya.

“Kami berjanji untuk memotong beban peraturan, menurunkan biaya energi untuk keluarga. Menciptakan pekerjaan dengan gaji yang baik bagi para pekerja dengan melepaskan energi buatan Amerika yang andal dan melimpah,” kata McCarthy.

Baca Juga: Anggota DPR: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Atas China dan AS

Pernyataan itu merupakan pidato pertama Kevin McCarthy usai terpilih sebagai Ketua DPR AS. Dia memenangkan pemilihan ketua DPR AS melalui 15 putaran pemungutan suara. McCarthy berhasil mengumpulkan 216 dari 428 suara anggota DPR AS dalam pemungutan suara pada Jumat 7 Januari 2023 malam waktu setempat.

Dilansir dari laman rri.co.id pada awal pidatonya, politisi Partai Republik itu memastikan kerja keras akan dilakukan dengan mengutamakan komitmen untuk ekonomi AS yang lebih kuat. Serta, untuk memastikan komitmen pemerintah yang bertanggung jawab kepada rakyat.

“Kami dapat mengisi tangki bensin Anda dan memberi makan keluarga Anda, di mana gaji bertumbuh dan tidak menyusut. Ini komitmen untuk negara yang aman dimana masyarakat dilindungi,” kata McCarthy dalam pidato perdananya usai memperoleh kemenangan.

“Penegakan hukum dihormati dan penjahat diadili, komitmen untuk masa depan yang dibangun di atas kebebasan. Anak-anak didahulukan dan diajari untuk bermimpi besar,” ucapnya.

Baca Juga: Indonesia Anggarkan 3,5 Miliar Dolar AS untuk Turunkan Emisi Karbon. Ini Sumbernya

Terkait persaingan ekonomi bersama China, dia menegaskan bahwa AS harus memenangkan kompetisi.

“Kami juga akan membahas tantangan jangka panjang Amerika, utang dan kebangkitan Partai Komunis Tiongkok. Kongres harus berbicara dengan satu suara tentang kedua masalah ini,” kata McCarthy.

“Adapun Partai Komunis China, kami akan membuat Komite Seleksi bipartisan di Tiongkok. Untuk menyelidiki bagaimana mengembalikan ratusan ribu pekerjaan yang masuk ke Tiongkok, kemudian kita akan memenangkan kompetisi ekonomi ini,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Hakeem Jeffries dari Demokrat yang mendapat 212 suara. Ia mengatakan, perjuangan untuk rakyat akan terus belanjut, diantaranya pekerjaan bergaji lebih baik, keamanan, serta mempertahankan demokrasi.

Baca Juga: Dua Hafiz Quran Indonesia Jadi Juara dalam Kompetisi Internasional di AS

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X