Meski Tak Penuhi Syarat, Anwar Ibrahim Jadi Perdana Menteri Malaysia

- Kamis, 24 November 2022 | 21:07 WIB
Anwar Ibrahim, PM Malaysia yang baru (tangkapan layar Twitter @anwaribrahim)
Anwar Ibrahim, PM Malaysia yang baru (tangkapan layar Twitter @anwaribrahim)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Malaysia. Setelah menanti selama dua dekade, akhirnya asa politisi senior Malaysia Anwar Ibrahim tergapai.

Meski perolehan partainya, Pakatan Harapan (PH) tak memenuhi mayoritas parlemen yang dipersyaratan, Anwar Ibrahim berhasil mendapat kepercayaan untuk menjadi Perdana Menteri. Dirinya ditunjuk Raja Malaysia Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah sebagai Perdana Menteri Malaysia ke 10.

Penunjukan itu diumumkan setelah Sultan Abdullah menggelar sidang dengan raja-raja Melayu atau para raja dari sembilan negara bagian Malaysia untuk memecah kebuntuan politik.

Baca Juga: Indonesia Jadi Tuan Rumah Pertemuan Para Menteri Pertahanan ASEAN

Anwar Ibrahim adalah ketua Koalisi Pakatan Harapan dengan perolehan suara tertinggi di pemilu tahun ini tetapi tak berhasil menguasai mayoritas kursi parlemen. Kondisi serupa juga dialami koalisi partai lainnya sehingga memicu situasi politik yang buntu.

Kebuntuan itu dipicu oleh hasil pemilu 19 November 2022 yang tidak memberikan suara mayoritas mutlak kepada salah satu partai atau koalisi partai politik  yang berujung kondisi parlemen gantung.

Menyikapi situasi itu Raja Malaysia Sultan Abdullah turun tangan dan menunjuk Ibrahim Anwar sebagai Perdana Menteri.

"Setelah mempertimbangkan pandangan-pandangan Yang Mulia Penguasai Melayu, Yang Mulia telah memberikan persetujuan untuk menunjuk Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri ke-10 Malaysia," demikian pernyataan Istana Negara Malaysia, Kamis 24 November 2022.

"Yang Mulia mengingatkan semua pihak bahwa yang menang tidak memenangkan segalanya dan yang kalah tidak kehilangan segalanya," tambah pernyataan tersebut.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X