Di Tokyo, Wapres Ma'ruf Amin Lakukan Pertemuan dengan PM Fumio Kishida. Ini yang Dibahas

- Senin, 26 September 2022 | 22:15 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin bertemu Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida di Istana Akasaka, Tokyo
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin bertemu Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida di Istana Akasaka, Tokyo

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Tokyo. Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Jepang untuk menghadiri prosesi penghormatan kenegaraan atas wafatnya Mantan PM Jepang Shinzo Abe.

Sebelum acara tersebut Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kehormatan ke Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida di Istana Akasaka, Tokyo, Senin 26 September 2022. Lantas keduanya melakukan pertemuan untuk membahas sejumlah hal.

Dalam pertemuan itu, Wapres Amin Ma'ruf menekankan dua aspek penting dalam kerja sama Indonesia dan Jepang, yakni di bidang ekonomi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Pertemuan ini juga sekaligus menindaklanjuti hasil kunjungan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Jepang pada 27 Juli 2022 lalu.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi usai mendampingi Wapres Ma'ruf Amin dalam pertemuan.

Baca Juga: Indonesia Kirim Bantuan Kemanusian untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan

Pada aspek ekonomi, kata Masduki, Wapres Ma'ruf Amin menekankan pentingnya penandatanganan Protokol Perubahan Indonesian-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali bulan November 2022 mendatang.

Selain itu, Amin Ma'ruf juga mengharapkan realisasi perluasan investasi dan investasi baru senilai 5,2 miliar Dolar Amerika Serikat (AS), penyelesaian proyek-proyek infrastruktur strategis, serta penyelesaian hambatan terhadap akses bagi ekspor produk pertanian dan perikanan Indonesia.

“Perhatian atas kerja sama keuangan syariah dan industri juga menjadi perhatian yang diungkapkan Wapres,” ujar Masduki

Wapres Ma'ruf Amin mendorong penguatan kerja sama potensial di bidang ekonomi syariah dan industri halal, khususnya sektor unggulan seperti makanan, kosmetika, fesyen, termasuk pariwisata dan kawasan industri halal.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X