Indonesia dan Filipina Menyepakati Empat Kerja Sama Bilateral

- Senin, 5 September 2022 | 21:02 WIB
 Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Ferdinand Marcos Jr. di Istana Kepresidenan Bogor, pada Senin, 5 September 2022. ( Foto: BPMI Setpres/Kris)
Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Ferdinand Marcos Jr. di Istana Kepresidenan Bogor, pada Senin, 5 September 2022. ( Foto: BPMI Setpres/Kris)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Bogor. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kenegaraan Presiden Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr di Istana Bogor pada Senin, 5 September 2022. Perlu diinformasikan Presiden Ferdinand Romualdez Marcos Jr merupakan presiden baru Filipina. Dia adalah anak dari mendiang Presiden Ferdinand Marcos. 

Presiden Jokowi dan Presiden Marcos Jr melakukan pertemuan bilateral dalam rangka memperkuat kerja sama.

Baca Juga: LPSK: Dugaan Pelecehan Seksual yang Dialami PC oleh Brigadir J Janggal

Ada empat kesepakatan kerja sama antara Indonesia dengan Filipina yang dihasilkan dari pertemuan kedua pemimpinnya. Kemudian Kesepakatan itu ditandatangani para menteri terkait yang disaksikan Presiden Jokowi dan Presiden Marcos Jr. 

Berikut ini kesepakatan kerjaa sama Indonesia-Filipina :

1. Rencana Aksi Kerja Sama Bilateral atau Plan of Action (PoA) RI-Filipina Tahun 2022-2027
Rencana Aksi ini merupakan dokumen strategis yang menjadi rujukan upaya peningkatan kerja sama bilateral kedua negara. Rencana Aksi ini meliputi berbagai kegiatan strategis yang konkret pada bidang politik, hukum, dan keamanan, ekonomi, budaya, pariwisata, konsuler, perlindungan, dan saling dukung pencalonan di lembaga internasional. Dokumen ini ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi dan Menteri Luar Negeri Filipina Enrique A. Manalo.

2. Persetujuan Kerja Sama di Bidang Pertahanan dan Keamanan atau Agreement on Cooperative Activities in the Field of Defense and Security
Persetujuan ini merupakan pembaruan dari perjanjian kerja sama pertahanan RI-Filipina yang ditandatangani pada tahun 1997. Area kerja sama mencakup latihan dan operasi bersama, pengembangan sumber daya manusia, pengembangan teknologi pertahanan, dan kerja sama logistik guna mewujudkan keamanan di wilayah kedua negara. Dokumen ini ditandatangani oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan Plt. Menteri Pertahanan Filipina Jose Faustino Jr.

3. Nota Kesepahaman Bidang Kerja Sama Kebudayaan atau Memorandum of Understanding (MoU) on Cultural Cooperation
Nota kesepahaman ini bertujuan untuk pengembangan kerja sama budaya yang mencakup area partisipasi pada festival seni (film, musik, pameran buku, dan lain lain), penerjemahan karya sastra, pencegahan perdagangan ilegal terhadap benda budaya, dan kerja sama lainnya yang disepakati. Dokumen ini ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi dan Menteri Luar Negeri Filipina Enrique A. Manalo.

Baca Juga: KPK: Bupati Pemalang Agung Diduga Terima Suap Jual Beli Jabatan

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Setkab

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X