Beredar Kabar Inggris Kesulitan Uang untuk Subsidi, Begini Respon Boris Johnson

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 14:30 WIB
BORRIS JOHNSON, Perdana Menteri Inggris.  (TASS Russian News Agency)
BORRIS JOHNSON, Perdana Menteri Inggris. (TASS Russian News Agency)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Inggris. Saat ini masyarakat Inggris menghadapi masalah ekonomi akibat cuaca ekstrem hingga kekeringan.

Hal itu diungkapkan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson tentang kondisi negara yang dipimpinnya.

Terkait kebutuhan hidup warganya, saat ini pemerintah Inggris memberikan subsidi sebesar 400 poundsterling (Rp7,1 juta).

Di tengah situasi itu beredar kabar pemerintah Inggris sedang kesulitan memenuhi subsidi masyarakat terkait tagihan energi yang melonjak cukup tinggi. Juga berembus isu naik menjadi 650 poundsterling (Rp11,54 juta) untuk keluarga yang rentan.

Baca Juga: Indra Kenz Jalani Sidang Perdana di PN Tangerang. Jaksa Sampaikan Sejumlah Dakwaan

Namun, isu itu dibantah oleh Boris Johnson dan menjelaskan alasannya.

“Tidak, karena kami sedang memastikan pada bulan Oktober, pada Januari, ada dukungan lebih lanjut, dan apa yang akan dilakukan pemerintah, siapapun perdana menteri, memastikan ada uang ekstra untuk membantu orang," tuturnya.

Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com bersumber The Guardian yang berjudul Inggris Dihantam Krisis, Boris Johnson Akui Uang Subsidi Tak Cukup Memenuhi Kebutuhan Energi, Boris Johnson 'menyalahkan' krisis sulit ditangani karena perpecahan yang terjadi antara Rishi Sunak dan Liz Truss.

Boris Johnson berharap penggantinya kelak dapat bertindak dan menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Pikiran rakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X