55 WNI yang Disekap di Kamboja Sudah Dibebaskan, Begini Kronologinya

- Minggu, 31 Juli 2022 | 14:41 WIB
55 dari 60 orang WNI yang disekap di Kamboja berhasil diselamatkan. Kepastian itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Sabtu (30/7/2022) (pexels.com/DonalTong)
55 dari 60 orang WNI yang disekap di Kamboja berhasil diselamatkan. Kepastian itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Sabtu (30/7/2022) (pexels.com/DonalTong)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Sebanyak 55 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penipuan kerja dan disekap di Kamboja telah dibebaskan oleh polisi Kamboja. Mereka sekarang berada di tempat yang aman. Kemudian 55 orang WNI tersebut dimintai keterangan oleh Kepolisian Sihanoukvile Kamboja. Direncanakan para WNI tersebut dibawa ke Phnom Penh pada Senin, 1 Agustus 2022.

Informasi itu disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Sabtu, 30 Juli 2022.

"55 WNI telah dibebaskan oleh Kepolisian Kamboja, terdiri dari 47 pria dan 8 wanita," ujar
Menurut Ramadhan,"Masih dalam pemeriksaan Kepolisian Sihanoukvile Kamboja. Kemungkinan besok akan digeser ke Phnom Penh," ujarnya.

Baca Juga: Buka ASEAN Para Games XI 2022 di Solo, Ini Amanat Wapres Ma'ruf Amin

Diketahui sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan 55 WNI yang telah dibebaskan akan dimintai keterangan oleh kepolisian sebelum direpatriasi ke Indonesia.

"Pasca evakuasi ke lokasi aman, beberapa hal yang akan dilakukan. Pertama pihak kepolisian akan melakukan BAP untuk bahan penyelidikan lebih lanjut," ungkap Retno dalam konferensi pers virtual.

"Kedua, selanjutnya para WNI akan diserahterimakan kepada KBRI Phnom Penh dan akan dipindahkan dari Sihanoukville ke Phnom Penh," sambungnya.

Sebagai informasi, penyekapan para WNI itu bermula dari info lowongan pekerjaan perusahaan investasi palsu di Sihanoukville, Kamboja. Tertarik dengan lowongan itu sebanyak 60 WNI mendaftarnya dan pergi ke Kamboja.

Baca Juga: Tujuh Amalan yang Disunahkan dalam Bulan Muharam. Simak Selengkapnya

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X