Indonesia dan Korsel Sepakati Empat Fokus Kerja Sama Bilateral untuk Pembangunan IKN

- Jumat, 29 Juli 2022 | 16:20 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menandatangani Protokol Perubahan Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian PUPR dengan Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Republik Korea tentang Kerja Sama Teknis Pemindahan dan Pembangunan Ibu Kota Negara, Kamis (28/07/2022), di Korsel. (F
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menandatangani Protokol Perubahan Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian PUPR dengan Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Republik Korea tentang Kerja Sama Teknis Pemindahan dan Pembangunan Ibu Kota Negara, Kamis (28/07/2022), di Korsel. (F

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Korsel. Presiden Jokowi telah kembali di tanah Air pada Jumat, 29 Juli 2022 dari kunjungannya di China, Jepang, dan Korea Selatan.

Ketika di Korea Selatan, Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol usai di Kantor Kepresidenan Yongsan, Seoul, Kamis, 28 Juli 2022.

Salah satu hasinya yakni disepakatinya empat fokus kerja sama antara Indonesia dengan Korea Selatan terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia. Kesepakatan itu ditandatangani Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Kementerian PUPR dengan Pemerintah Korea Selatan melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Agraria, Infrastruktur, dan Transportasi (MOLIT).

Basuki menyampaikan sejak beberapa waktu lalu sudah ada kerja sama di antaranya pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Karian di Banten, untuk penyediaan air baku di Jakarta bagian Barat, termasuk pembangunan water treatment plan dan jaringan distribusinya. Kemudian juga sedang dilakukan feasibility study untuk Semarang Smart Water System. 

Baca Juga: Ekspansi Mobil Listrik, Hyundai Motor Jadikan Indonesia Basis Penelitian dan Pengembangan

Menurutnya, dalam kunjungan Presiden Jokowi terkini, disepakati kerja sama baru antara Indonesia dengan Korsel terkait pembangunan IKN.

Lebih lanjut Basuki mengatakan, dalam mendampingi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo telah dibahas dan disepakati empat bentuk kerja sama konkrit khususnya terkait dukungan pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Ada beberapa kerja sama yang sudah kita sepakati. Pertama, Kementerian Lingkungan Hidup Korea Selatan akan membantu melalui hibah pembangunan instalasi pemurnian air dengan kapasitas 300 liter per detik. Kami sudah melihat kemarin di Hwaseong Water Purification Plant. Menurut saya ini adalah the best available technology yang sudah diaplikasikan oleh Korea Selatan sehingga siap minum, sangat reliable karena proses pengolahan akhirnya dilakukan dengan metoda ozonisasi,” ujarnya.

Kerja sama kedua yang sudah disepakati adalah pembangunan instalasi pengolahan limbah cair untuk IKN Nusantara.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X