Suriah dan Ukraina Saling Memutuskan Hubungan Diplomatik. Terungkap Penyebabnya

- Kamis, 21 Juli 2022 | 17:49 WIB
Presiden Suriah Bashar al Assad. (The Arab Weekly)
Presiden Suriah Bashar al Assad. (The Arab Weekly)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Suriah. Saat di Teheran Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Mekdad secara resmi mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Ukraina pada Rabu, 20 Juli 2022. Dia berada di Teheran untuk bertemu dengan para pejabat Iran.

Pertemuan bilateral tersebut diadakan tepat sehari setelah pertemuan puncak antara para pemimpin Rusia, Iran, dan Turki yang juga digelar di Teheran, Iran.

Pemutusan itu dilakukan sebulan setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah terlebih dahulu mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik antara Ukraina dan Suriah pada akhir Juni 2022.

Baca Juga: RRT Apresiasi Misi Damai Presiden Jokowi kepada Rusia dan Ukraina

Langkah Ukraina itu dipicu oleh pengakuan Suriah atas negara Republik Donetsk dan Luhansk yang didukung Rusia di Ukraina bagian timur.

Diketahui “Republik” Donetsk dan Luhansk, yang diakui kemerdekaannya oleh Moskow, terletak di wilayah Donbas yang menjadi pusat invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022.

Suriah menjadi negara pertama setelah Rusia yang mengakui kemerdekaan kedua “negara” tersebut.

Sebenarnya keretakan hubungan Syuriah dan Ukraina muncul sejak 2018.

Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com yang bersumber Reuters yang berjudul Makin Mesra dengan Rusia, Suriah Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Ukraina, ada isu yang berkembang bahwa Ukraina sebenarnya telah memutus hubungan dengan Suriah pada tahun 2018.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Pikiran rakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X