Jelang Puncak Ibadah Haji, Jalur Menuju Mekkah Diperiksa Ketat

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 17:50 WIB
Titik pemeriksaan Mekkah Utara / kemenag
Titik pemeriksaan Mekkah Utara / kemenag

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Mekkah. Menjelang puncak haji jalur masuk ke kota Mekkah, baik dari Jeddah maupun Madinah, semakin diperketat. Ada tiga check point pemeriksaan dokumen oleh petugas keamanan bagi para pengendara yang menuju tanah haram.

Diinformasikan jelang puncak haji yang diperkirakan jatuh pada awal Juli 2022.

Dilansir dari laman Kemenag, pantauan tim Media Center Haji (MCH) saat menuju Mekkah untuk ke gudang pemeriksaan bagasi Jemaah di Distrik Al Hamra Umm Al Jud Mekkah, ada tiga kali pemeriksaan setiap kendaraan yang menuju Mekkah.

Baca Juga: Jemaah Haji Indonesia yang Wafat Bertambah 1 Orang. Ini Jumlahnya

Menurut Nur Hasan, warga Indonesia yang sudah lama menetap di Arab Saudi, pos pemeriksaan dokumen seperti ini biasanya akan terus diperketat seiring semakin dekatnya puncak musim haji pada awal Juli 2022.

"Kalau di hari-hari biasa, paling hanya ada satu check point, yang ada di gerbang utama masuk kota Mekkah saja. Tapi kalau semakin dekat puncak haji, jumlah check point diperbanyak, bisa sampai tujuh," kata Hasan.

Nampak, para penjaga keamanan meminta ditunjukkan dokumen pribadi pengendara dan penumpang seperti tasrih alias surat ijin. Walhasil, jika pengendara tidak bisa menunjukkan surat ijin atau dokumen pribadi lainnya, seperti paspor, maka kendaraan disuruh putar balik dan tidak diperbolehkan memasuki kota Mekkah.

Baca Juga: Lebih dari 61 Ribu Jemaah Haji Indonesia Sudah di Tanah Suci. Sebagian Sudah di Mekkah

Hal yang sama juga berlaku untuk akses masuk Terminal Khusus Haji di pintu masuk Bandara King Abdulaziz International Airport (KAIA). Ada check point yang harus dilalui oleh kendaraan yang akan masuk bandara dan hanya yang memiliki izin yang bisa masuk. Padahal, menurut pengalaman Nur Hasan, pada hari-hari sebelumnya, akses masuk bandara masih cukup longga. Namun sekarang, pengamanan bandara diperketat.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X