Imbas Meluasnya Kerusuhan, Mantan Pejabat Keamanan Kazakhstan Ditangkap Aparat Negara

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 19:40 WIB
Pasukan keamanan berjaga di alun-alun setelah terjadi kerusuhan di kota Almaty, Kazakhstan 6 Januari 2022.  (Reuters/Mariya Gordeyeva via pikiran rakyat)
Pasukan keamanan berjaga di alun-alun setelah terjadi kerusuhan di kota Almaty, Kazakhstan 6 Januari 2022. (Reuters/Mariya Gordeyeva via pikiran rakyat)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Kazakhstan. Kerusuhan terjadi di Negara Kazakhstan beberapa hari ini. Kerusuhan yang terjadi sejak awal tahun ini dipicu oleh kenaikan harag LPG dan Bahan Bakar Minyak yang menuai tuntutan banyak masyarakat. Anehnya meski tuntutan itu dipenuhi pemerintah, tetapi aksi demo yang berujung meluasnya kerusuhan terus terjadi.

Kerusuhan itu banyak menimbulkan kerusakan materi seperti gedung dibakar, mobil dirusak, dan memakan banyak korban baik rakyat maupun petugas keamananan ada yang tewas.

Baca Juga: DPR RI : Larangan Ekspor Batu Bara Diterapkan, Devisa 3 Miliar Dolar AS Melayang

Terjadinya kerusuhan itu memaksa Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokyev memberlakukan negara dalam keadaan darurat. Dalam status itu aparat negara diperintahkan untuk melakukan tindakan tegas terhadap perusuh dan aktor dibalik terjadinya kerusuhan.

Baru-baru ini mantan kepala Komite Keamanan Nasional (NSC), Karim Massimov ditahan pihak berwenang Kazakhstan.

Karim Massimov tersebut ditangkap aparat Kazakhstan atas dugaan pengkhianatan.

Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com bersumber Reuters yang berjudul Usai Kerusuhan, Mantan Pejabat Keamanan Kazakhstan Ditangkap Atas Dugaan Pengkhianatan, dalam pernyataan resmi Pemerintah mengabarkan bahwa Karim Massimov ditahan bersama sejumlah pejabat lainnya.

Meski begitu nama pejabat yang ditangkap bersama Karim Massimov tidak dipublikasikan.

Laporan penahanan mantan Kepala Keamanan Nasional tersebut belum ada informasi lebih lanjut.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X