Sebanyak 64 Jet Tempur disiagakan Taiwan, Siap Hadapi Ancaman China

- Kamis, 18 November 2021 | 21:28 WIB
Presiden Taiwan mengerahkan puluhan jet tempur F-16V tercanggih, untuk meningkatkan pertahanan dari ancaman China.  (Pixabay/Wikiimages)
Presiden Taiwan mengerahkan puluhan jet tempur F-16V tercanggih, untuk meningkatkan pertahanan dari ancaman China. (Pixabay/Wikiimages)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Taiwan. Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menyiagakan 64 jet tempur F-16V di pangkalan angkatan udara Chiayi Pada hari Kamis, 18 November 2021 . Pesawat tersebut merupakan bagian dari total 141 jet F-16 A/B pulau itu.

Pengerahan jet tempur tercanggih F-16 itu untuk menunjukkan diri bahwa Taiwan memiliki kemampuan pertahanan yang telah meningkat guna menghadapi ancaman China, yang mengklaimnya sebagai bagian dari wilayahnya.Selama ini China terus-menerus mengancam Taiwan dengan manuver militernya terutama manuver angkatan udara.

Perlu diinformasikan F-16V milik Taiwan merupakan versi paling canggih dari jet tempur multi-peran bertingkat. Pesawat tempur itu memiliki radar berkemampuan tinggi yang dapat melacak lebih dari 20 target sekaligus.

Pesawat tempur itu juga dilengkapi sistem peperangan elektronik mutakhir meliputi senjata canggih, navigasi GPS presisi, dan sistem otomatis menghindari tabrakan dengan tanah.

Pesawat-pesawat tersebut mewakili pesawat tempur generasi keempat yang paling canggih, tetapi masih di bawah generasi kelima terbaru seperti F-22 dan F-35 AS, serta Su-57 Rusia dan J-20 China.

Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com bersumber India Today yang berjudul Taiwan Kerahkan Jet Tempur F-16V Tercanggih di Tengah Ancaman China, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menegaskan proyek peningkatan jet tempur itu menunjukkan kekuatan kerja sama Taiwan dengan industri pertahanan Amerika Serikat (AS). Itu terjadi pada saat status pulau itu telah menjadi titik utama ketegangan dalam hubungan AS-China.

"Ini mewakili janji teguh dari kemitraan Taiwan-AS," kata Tsai Ing-wen. 

"Saya percaya bahwa dalam memegang teguh nilai-nilai demokrasi, pasti akan ada lebih banyak negara dengan nilai-nilai serupa yang akan berdiri bersama kami di depan ini," sambungnya.

Sementara itu, China telah meningkatkan ancamannya dengan mengirimkan jet tempur dalam formasi tempur ke zona penyangga Taiwan secara teratur, bersama dengan misi jarak jauh ke Pasifik Barat.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X