Latihan Militer Korea Utara disikapi Korea Selatan dengan hati-hati

- Senin, 8 November 2021 | 20:26 WIB
Ilustrasi, Pemerintah Korea Selatan menyampaikan bahwa pihaknya akan bersikap hati-hati terkait laporan adanya kompetisi tembakan artileri Korea Utara.  (Reuters/Baz Ratner)
Ilustrasi, Pemerintah Korea Selatan menyampaikan bahwa pihaknya akan bersikap hati-hati terkait laporan adanya kompetisi tembakan artileri Korea Utara. (Reuters/Baz Ratner)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Korea. Korea Utara menggelar latihan menembak artileri yang diikuti sub artileri di bawah pasukan mekanis di semua jenjang tentara Rakyat Korea.

Dalam latihan itu juga diadakan kompetisi dan kontes militer. Para Jenderal telah melakukan inspeksi di tempat kompetisi tetapi tanpa kehadiran Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Hal itu diberitakan oleh kantor berita resmi Korea Utara, pada hari sebelumnya.

Dalam laporan itu disampaikan, Pejabat Kementerian menunjukkan bahwa Korea Utara telah menggelar berbagai jenis latihan militer. Termasuk salah satunya adalah menggelar kontes tembakan artileri dan kompetisi pasukan khusus.

Adanya pelatihan militer Korea Utara itu, pihak Korea Selatan menyikapinya dengan hati-hati. Kendati demikian, pemerintah Korea Selatan akan terus mengamati situasi yang berkaitan dengan Korea Utara ini.Hal itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Unifikasi Korea Selatan Lee Jong Joo.

Dikutip dari Pikiran Rakyat.com bersumber Yonhap News Agency pada Senin, 8 November 2021, yang berjudul Korea Selatan akan Pantau Gerakan Militer Korea Utara Usai Laporan Adanya Kompetisi Tembakan Artileri, Lee Jong Joo menyampaikan sikap tersebut diambil agar tidak ada prasangka buruk terhadap niat Korea Utara.

"Daripada berprasangka buruk terhadap niat Korea Utara, pemerintah akan memantau dengan cermat langkah-langkah yang relevan," katanya.

Sejauh ini Kementerian Unifikasi Korea Selatan menyatakan tidak ada masalah dalam kontak antar-Korea setiap hari melalui hotline mereka.

Kedua Korea telah melakukan percakapan telepon biasa setiap hari pada pukul 9 pagi dan 5 sore, sejak jalur dipulihkan pada 4 Oktober 2021.

Di tempat terpisah, Kementerian pertahanan Korea Selatan mengatakan, tidak ada pernyataan resmi yang dikeluarkan sehubungan dengan laporan terbaru dari latihan militer Korea Utara. ***

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X