Webinar KBRI Den Haag: Ubah Stereotipe Genger lama, dan Perempuan harus didorong dapat bekerja di Bidang Sains

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 06:05 WIB
Duta Besar sedang membuka webinar (suara merdeka)
Duta Besar sedang membuka webinar (suara merdeka)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN. Belanda. Pada era modern sekarang ini masih ada orang yang berpandangan stereotype gender lama yakni mengidentikkan perempuan wajib melakukan pekerjaan-pekerjaan domestik (rumah tangga). Padahal, kenyataannya, perempuan dapat bekerja dalam bidang science, technology, engineering, dan mathematics (STEM).Paradigma bahwa perempuan harus di wliayah domestik perlu diubah untuk mendorong agar perempuan dan anak perempuan dapat mengejar aspirasi mereka di bidang STEM.

Hal itu mengemuka dalam Webinar bertema “Women in Science: Promoting and Empowering Women Scientist to Change the World” pada 1 Oktober 2021, yang diselenggarakan KBRI Den Haag bekerja sama dengan bekerjasama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Eindhoven

Dalam sambutannya Duta Besar Mayerfas menyampaikan, berinvestasi pada perempuan berarti berinvestasi dalam hak asasi manusia. Di Indonesia sudah melakukan pemberdayaan perempuan pada setiap tingkatan, baik regional, nasional, maupun global.

Pembicara utama pada acara webinar tersebut yaitu, Duta Besar Odette Melono, Wakil Direktur Jenderal Organisasi Anti Senjata Kimia (OPCW), juga menekankan mengenai kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapatkan akses pada bidang STEM. OPWC sendiri mengklaim selalu terbuka pada setiap perubahan dan telah memberikan akses yang sama terhadap perempuan baik pada organ teknis maupun pembuat kebijakan di OPCW.

Dalam acara webinar tersebut, KBRI Den Haag juga mengundang beberapa panelis luar biasa untuk memberi inspirasi terhadap para peserta terkait dengan akses perempuan dalam bidang STEM. Beberapa panelis tersebut diantaranya yaitu, Dr. Carina Citra Dewi Joe, Profesor Catherine Ngila, dan Marina Ika Irianti.

Para panelis satu persatu menyampaikan kisah-kisah inspiratif dan perspektif wawasan mereka dalam bidang STEM. Menurut mereka, sangatlah penting bagi keluarga, masyarakat, pemerintah, akademisi, dan industri, untuk memberikan kesempatan yang sama terhadap perempuan yang ingin meniti karir dalam bidang STEM. Mereka meminta pada seluruh perempuan yang memiliki cita-cita berkarir dalam dunia STEM untuk tetap percaya diri dan berani untuk mewujudkan aspirasi mereka.

Selain sebagai upaya mengejar aspirasi dari perempuan itu sendiri, terjunnya para perempuan dalam bidang STEM hendaknya dapat mendistruksi ketimpangan sosial dan paradigma bahwa perempuan hanya bisa mengurusi urusan domestik saja.

Media dalam hal ini juga berperan sangat penting untuk membantu membangun kesetaraan gender dan menjadi wadah untuk menampung sumber aspirasi perempuan dalam berbagai sektor.***

disadur dari https://www.suaramerdeka.com/internasional/kbri-den-haag-dukung-pemajuan-dan-pemberdayaan-perempuan-dalam-bidang-sains

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Suara Merdeka

Tags

Terkini

X