Beredar Narasi : Facebook, Instagram, WhatsApp Down karena Serangan Hacker China berusia 13 tahun, Benarkah?

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 17:09 WIB
Ilustrasi. Aplikasi Facebook, Instagram, dan WhatsApp sempat down beberapa jam (Pixabay/LoboStudioHumburg)
Ilustrasi. Aplikasi Facebook, Instagram, dan WhatsApp sempat down beberapa jam (Pixabay/LoboStudioHumburg)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN. Dua hari lalu layanan Facebook, Instagram dan WhatsApp down selama lebih dari 6 jam.Seluruh penggunanya di dunia kelimpungan tidak bisa berselancar dengan ketiga media sosial itu. Disusul munculnya narasi penyebab downnya ketiga media sosial itu.

Narasi yang terbangun dalam isu itu,adalah penyebab downnya ketiga media sosial itu akibat ulah hacker asal China, yakni Xian Hughjanus dan Sun Jisu. Narasi yang beredar di twitter, hacker yang menyerang Facebook, Instagram dan WhatsApp itu masih berusia 13 tahun. Ternyata narasi itu ternyata tidak benar. Face telah menjelaskan bahwa downnya Wa, FB, dan IG disebabkan gangguan teknikal yang wajar.

Dikutip dari //www.pikiran-rakyat.com/cek-fakta/cek-fakta-whatsapp-down-dikabarkan-akibat-ulah-bocah-hacker-13-tahun-asal-china-simak-faktanya, bahwa Facebook telah menginformasikan terganggunya jaringan tersebut, akibat adanya perubahan konfigurasi pada router. Singkatnya, masalah teknis untuk menjelaskan kegagalan, teori tentang asal-usul dan konsekuensi dari kegagalan ini telah banyak di Twitter.

Dan saat ini layanan Facebook, Instagram, dan Whatsapp , sudah kembali normal.

Sebelumnya ramai di pemberitaan beredar narasi yang menyatakan penyebab downnya media sosial karena ulah hacker asal China, yakni Xian Hughjanus dan Sun Jisu yang
berusia 13 tahun. Hacker itu menyerang Facebook, Instagram dan WhatsApp beredar di twitter sejak downnya FB,Wa, dan IG hingga 5 oktober 2021. Isi narasi itu tertulis:

“MENIT TERAKHIR: Facebook telah mengungkapkan bahwa penghentian aplikasi dan layanannya baru-baru ini disebabkan oleh sekelompok peretas yang didukung negara Tiongkok yang dikenal sebagai Xian Hughjanus,” katanya.

Pesan yang ditulis dalam bahasa Inggris ini, juga dengan cepat beredar di Twitter setelah pengumuman kegagalan
jaringannya. Isi Twitter ini masih ada hingga 5 Oktober 2021.

Meskipun demikian, tweet yang diposting oleh pengguna yang sama setelah pesan pertama ini menyisakan sedikit keraguan. Dan disebutkan bahwa hal ini keliru atau merupakan palsu. 

Unggahan di Twitter mengenai hacker cilik asal China kacaukan Facebook, Instagram, Whatsapp (twitter)

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

X