Pembuat Kartun Nabi Muhammad Lars Vilks Tewas ditabrak Truk, setelah berkali-kali Lolos dari upaya Pembunuhan

- Senin, 4 Oktober 2021 | 21:54 WIB
Kartunis Lars Vilks (twitter)
Kartunis Lars Vilks (twitter)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN. Swedia. Kartunis pembuat gambar Nabi Muhammad, Lars Vilks ditabrak truk dan tewas seketika sewaktu mengendarai mobil. Saat kejadian, Vilks di dalam mobil dengan dikawal 2 orang. Nasib kedua polisi itu juga tewas seketika. Dikutip dari //www.pikiran-rakyat.com/internasional/pernah-gambarkan-nabi-muhammad-sebagai-seekor-anjing-kartunis-lars-vilks-tewas-karena-dihantam-truk, kecelakaan itu terjadi pada Senin, 4 Oktober 2021,di dekat kota Markaryd, Swedia selatan. Lars pada saat kejadiansedang mengendarai mobil yang mendapatkan pengawalan dari pihak polisi.

Perlu diketahui, Vilks mendapat pengawalan 2 polisi karena dirinya menjadi target pembunuhan setelah mempublikasi kartun Nabi Muhammad berbadan anjing pada 2007 lalu. Anjing mengandung najis besar oleh muslim tetapi malah menjadi bahan olok-olok Vilks terhadap Nabi Muhammad dengan kartunnya. Lagipula Islam melarang gambar Nabi Muhammad dalam rupa apapun.

Atas penistaannya itu, Vilks mendapat kecaman keras dari umat Islam sedunia. Sontak kartun buatan Vilks itu memicu amarah umat Islam, bahkan ada pihak yang mengancam akan membunuhnya. Ancaman itu bukan omong kosong tetapi benar- benar nyata. Al-Qaeda adalah pihak yang terang-terangan pernah memburu Lars Vilks. Mereka berjanji akan memberikan hadiah pada siapapun yang bisa mendapatkan kepala Vilks.

Beberapa upaya pembunuhan terhadap Viks pun terjadi. Seperti pada 2010, dua pria mencoba membakar rumah Viks di Swedia selatan. Kemudian tahun lalu, seorang wanita dari Pennsylvania mengaku bersalah dalam komplotan untuk mencoba membunuhnya.

Upaya-upaya pembunuhan itu berhasil dihindari Vilks yang mendapat pengamanan dari polisi. Akan tetapi akhirnya Vilks tewas mengenaskan ditabrak truk.Sedangkan supir truk yang menabrak itu dilarikan ke rumah sakit dan masih mendapatkan perawatan. (Yasa)***

(Alza Ahdira/Pikiran Rakyat)

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

X