Berkat Kandungannya, Daun Saga Bermanfaat Bagi Kesehatan Manusia

- Selasa, 18 Oktober 2022 | 22:26 WIB
Daun Saga (Foto : srikaya.id)
Daun Saga (Foto : srikaya.id)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Tumbuhan saga termasuk tanaman merambat yang tumbuh bebas di ladang, pekarangan, dan lokasi lainnya. Tanaman saga ini memiliki bulu dan berbentuk lonjong dengan daun berbentul oval memanjang. Struktur daun majemuk berupa sirip yang tidak biasa. Tanaman saga memiliki bunga ungu muda di atas biji merah dengan titik-titik hitam.

Sejak dulu kala daun dari tanaman saga ini sudah digunakan sebagai ramuan herbal untuk menyembuhkan suatu penyakit di antaranya melawan infeksi. Caranya daun saga direbus dengan air. Kemudian air rebusannya diminum.

Selain itu daun saga juga kerap digunakan sebagai obat herbal untuk mengobati epilepsi, batuk, dan sariawan.

Baca Juga: Manfaat Daun Bidara, Mengatasi Diabetes Hingga Obat Penurun Panas

Khasiat daun saga sebagai obat tak lepas dari kandungan yang dimilikinya. Daun ini juga mengandung zat kimia flavonoid, abrin, kolin, trigonelin, dan lain-lain. Zat tersebut diklaim memiliki potensi efek antibakteri, antikanker, antioksidan, hepatoprotektor (pelindung hati), dan kardioprotektif (pelindung jantung).

Tak hanya itu daun saga juga memiliki kandungan zat bioaktif. Kandungan itulah yang mendukung khasiatnya yang berpotensi untuk mengatasi berbagai macam penyakit.

Lekatnya kandungan zat-zat tersebut menjadikan daun saga sangat berarti bagi kesehatan tubuh manusia. Dikutip dari laman halodoc berikut ini manfaat Daun Saga untuk Kesehatan

1. Sebagai Antibakteri
Sifat antibakteri dari daun ini menjadi salah satu keunggulannya. Kemampuan untuk melawan berbagai kuman ini berasal dari ekstrak daun, batang, dan minyak biji saga. Ekstrak daun ini dapat mengurangi beberapa infeksi bakteri berikut:

Staphylococcus aureus: Bakteri penyebab keracunan makanan.
Staphylococcus epidermidis: Bakteri yang menyebabkan infeksi kulit.
Enterococcus faecalis: Bakteri penyebab meningitis.
Streptococcus anginosus: Bakteri yang menyebabkan masalah pernapasan.
Corynebacterium spp: Bakteri penyebab difteri.
Escherichia coli: Bakteri penyebab gangguan pencernaan.
Klebsiella pneumoniae: Bakteri penyebab pneumonia.
Proteus mirabilis: Penyebab infeksi saluran kemih.
Pseudomonas aeruginosa: Menyebabkan infeksi saluran kemih dan pneumonia.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Halodoc

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X