Meski Bebas Kolesterol Hindari Makan Kerupuk Pasir Berlebihan. Ini Masalahnya

- Sabtu, 10 September 2022 | 22:06 WIB
Kerupuk pasir. (YouTube.com)
Kerupuk pasir. (YouTube.com)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Tak lengkap rasanya jika menikmati makanan tanpa kerupuk. Lebih-lebih saat menyantap hidangan pedas, kehadiran krupuk seolah menjadi keharusan. Salah satu kerupuk yang bisa menemani makanan adalah kerupuk pasir.

Dikutip dari laman Halodoc, Kelebihan kerupuk pasir dinilai lebih aman dikonsumsi lantaran rendah kalori dan lemak. Hal itu karena bahan pembuatan kerupuk pasir menggunakan tepung tapioka, garam dan bawang putih.

Dan yang terpenting cara mematangka kerupuk pasir tanpa minyak, melainkan dengan pasir yang dipanaskan, sesuai dengan namanya. Itulah yang membuat kerupuk pasir renyah dan gurih.

Baca Juga: Manfaat Daun Bidara, Mengatasi Diabetes Hingga Obat Penurun Panas

Kendati demikian tidak sembarang pasir bisa digunakan untuk mengolah kerupuk. Pasir yang digunakan untuk mengolah kerupuk pasir haruslah pasir gunung yang berwarna hitam.

Keamanan kerupuk pasir juga dipengaruhi kualitas bahan bakunya. Jika bahan pembuatnya benar-benar berkualitas baik, maka konsumsi kerupuk pasir dijamin masih aman. Namun jika bahan yang digunakan tidak berkualitas baik, banyak mengandung garam, serta banyak kandungan kimia lainnya, maka konsumsinya perlu diwaspadai. Terlebih jika mengonsumsinya dalam jumlah banyak.

Meski kerupuk pasir relatif aman untuk kesehatan, hindari mengonsumsi secara berlebihan berlebihan. Pasalnya kebanyakan kerupuk mengandung banyak garam. Selain itu, untuk membuat rasanya gurih, kerupuk seringkali ditambahkan bumbu penyedap, pengawet, dan bahan tambahan lainnya. Hal tersebut menjadikan kerupuk memiliki risiko berbagai penyakit. Seperti gangguan jantung dan pembuluh darah, kolesterol tinggi, hipertensi, radang tenggorokan, kanker, kegemukan, dan sebagainya.

Baca Juga: Manfaat Minyak Kemiri dapat mencegah Pertumbuhan Uban dan membuat Rambut Hitam Berkilau

Ciri-ciri kerupuk berbahaya

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Halodoc.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X