Penuhi Kebutuhan Gula Nasional, Presiden Jokowi: Tingkatkan Mutu Bibit Tebu

- Jumat, 4 November 2022 | 21:51 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan Indonesia harus tingkatkan kualitas bibit tebu (Setkab.go.id)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan Indonesia harus tingkatkan kualitas bibit tebu (Setkab.go.id)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Mojokerjo. Presiden Jokowi menuturkan bahwa Indonesia pernah menjadi eksportir gula pada tahun 1800-an tetapi sebaliknya saat ini malah jadi pengimpor gula. Menurutnya saat ini jumlahnya yang sangat besar untuk kebutuhan konsumsi maupun industri dalam negeri.

Mencermati situasi itu Presiden Jokowi menginstruksikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk meningkatkan kualitas bibit tebu dengan varietas yang terbaik di dunia.

“Kita bekerja sama dengan Brazil untuk ini dan sudah memiliki pengalaman yang baik dalam manajemen mengenai tebu dan pergulaan,” ucapnya.

Baca Juga: Menutup Forum R20, Gus Yahya: Antar Agama Bersatu dalam Gerakan Global

Pesan itu disampaikan Presiden Jokowi dalam peresmian program dimulainya “Bioetanol Tebu untuk Ketahanan Energi” di pabrik bioetanol PT Energi Agro Nusantara (Enero), Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat 4 November 2022.

Dalam awal sambutannya Presiden Jokowi berharap program tersebut dapat meningkatkan dan memperbaiki kualitas hasil produksi tebu di Tanah Air.

“Kita telah memulai menanam tebu yang ditanam secara modern dan kita harapkan nanti produktivitas dari tanaman itu menjadi lebih baik dan lebih meningkat,” ujar Presiden Jokowi.

Kepala Negara pun berharap melalui program ini, Indonesia dalam beberapa waktu ke depan dapat mencapai target untuk bisa mandiri dalam ketahanan pangan, termasuk tidak lagi mengimpor gula dari negara lain.

“Tapi memang butuh waktu mungkin dalam jangka lima tahun ke depan. Target kita seperti itu,” ucap Presiden Jokowi.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X