BI Mencatat Permintaan Pembiayaan Baru Korporasi Alami Kenaikan

- Rabu, 21 September 2022 | 14:43 WIB
 Gedung BI pusat (istimewa/Bi.go.id)
Gedung BI pusat (istimewa/Bi.go.id)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Geliat sektor usaha secara nasional mengalami pertumbuhan. Salah satu indikasinya yakni naiknya permintaan pembiayaan baru dari korporasi. Berdasarkan catatan Bank Indonesia (BI), permintaan pembiayaan baru korporasi pada Agustus 2022 terindikasi tumbuh positif. Buktinya kondisi saldo bersih tertimbang (SBT) sebesar 17,9 persen.

Fakta itu disampaikan Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, dikutip dari laman rri.co.id pada Rabu 21 September 2022.

Baca Juga: KPK Telah Rampungkan Berkas Tersangka Dugaan Korupsi Helikopter AW 101

Menurut survei BI, kata Erwin, memang kebutuhan pembiayaan korporasi mayoritas masih dipenuhi dari dana sendiri dan pemanfaatan fasilitas kelonggaran tarik, tapi trend pinjaman perbankan naik.

"Namun, pembiayaan korporasi dari pinjaman perbankan domestik terindikasi meningkat," kata ​Erwin.

Lebih lanjut Erwin menyebut ada beberapa faktor utama yang memengaruhi perkiraan penyaluran kredit baru, yakni permintaan pembiayaan dari nasabah serta prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan.

Untuk keseluruhan periode triwulan III 2022, penawaran penyaluran kredit baru juga diperkirakan tumbuh positif. Meskipun sedikit melambat dibandingkan triwulan sebelumnya.

Di sisi rumah tangga, permintaan pembiayaan baru terindikasi relatif stabil pada Agustus 2022. Mayoritas rumah tangga memilih bank umum sebagai sumber utama penambahan pembiayaan dengan jenis kredit multi guna.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tercatat Lampaui Target. Ini Angkanya

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X