Harga Barang Alami Deflasi 0,21 Persen. Dipengaruhi Komoditas Ini

- Kamis, 1 September 2022 | 14:37 WIB
Kepala BPS Margo Yuwono melaporkan terjadi deflasi 0,21% pada Agustus 2022 dibandingkan bulan sebelumnya (Screenshoot instagram/@margo_yuwono)
Kepala BPS Margo Yuwono melaporkan terjadi deflasi 0,21% pada Agustus 2022 dibandingkan bulan sebelumnya (Screenshoot instagram/@margo_yuwono)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Sepanjang Agustus 2022, harga barang secara rerata nasional mengalami penurunan harga (deflasi). Penurunannya mencapai 0,21 persen. Deflasi itu disebabkan penurutan harga sejumlah komoditas pertanian. Data tersebut berdasarkan pantauan Badan Pusat Statistik (BPS).

Dikutip dari laman rri.co.id, Kamis 1 September 2022, Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, turunnya harga barang periode Agustus 2022 lebih dalam dibanding bulan sebelumnya.

Baca Juga: Dicopot dari Kasat Narkoba Polres Metro Jaksel, AKBP Achmad Akbar Diperiksa Soal Kode Etik

"Secara month to month Agustus deflasi 0,21 persen ini merupakan yang terdalam. Pada September 2019 deflasi sebesar 0,27 persen," kata Margo dalam keterangan persnya.

Lebih lanjut dia memaparkan penurunan harga bawang merah, cabai merah, cabe rawit, dan daging ayam ras menjadi penyebab terjadinya deflasi. Meski demikian, komoditas lainnya seperti beras dan telur ayam ras masih mengalami inflasi.

"Penyebabnya pada kelompok ini berasal dari bawang merah berikan andil deflasi 0,15 persen, cabe rawit 0,07 persen. Dengan pulihnya pasokan menyebabkan harga bawang merah mengalami penurunan," ungkapnya.

Margo Yuwono menjelaskan, menurunnya harga cabai dan bawang karena di sentra-sentra produksinya sudah panen. Seperti panen bawang merah di Demak dan Probolinggo, dan panen cabai merah di Blitar dan Deli Serdang.

"Dengan terjadinya deflasi di bulan Agustus sebesar 0,21 persen, maka inflasi tahun kalender sebesar 3,63 persen. Sedangkan inflasi tahunan sebesar 4,69 persen," ujarnya.

Baca Juga: Tinjau Persiapan KTT G20 di Bali, Begini Pesan Wapres Ma'ruf Amin

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X